PT BIJB Tawarkan Potensi Investasi di WJIS 2020


DEJABAR MAJALENGKA – Direktur Utama PT. BIJB, Salahudin Rafi menyampaikan, bahwa PT. Bandarudara Internasional Jawa
Barat (Perseroda) PT BIJB, telah ikut bapartisipasi dalam acara West Java Invesment Summit (WJIS) 2020.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) digelar di Kabupaten Majalengka, Kamis (19/11/2020).

Menurut Salahudin Rafi, BIJB ikut serta dalam acara tersebut, guna mendukung program pemulihan ekonomi Nasional dengan meningkatkan realisasi investasi di Jabar melalui pengembangan pengembangan yang ada di Bandara Internasional Kertajati dan Kertajati Aerocity.

“Adapun bentuk tawaran investasi yang dihadirkan oleh PT. BIJB dalam event WJIS tersebut. Diantaranya, kerjasama bisnis cargo village, kerjasama bisnis integrated building dan kerjasama bisnis hotel bintang 3 dan bintang 5 serta MICE Facility,” Ungkap Salahudin Rafi, melalui keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia.

Rafi menjelaskan, khusus untuk kerjasama bisnis hotel, PT BIJB telah bekerjasama dengan PT Jaswita Jabar dan Bank BJB. Berkaitan dengan hal tersebut, PT. BIJB bersama PT. Jaswita Jabar dan Bank BJB serta dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melaksanakan acara Groundbreaking.

“Hal ini juga sekaligus menandai dimulainya kerjasama bisnis Hotel bintang 3, hotel bintang 5 dan MICE Facility yang diselenggarakan di Bandaraudara Internasional Kertajati, pada tanggal 19 November 2020 ini,” Ucapnya.

Salahudin Rafi menyampaikan, bahwa bentuk partisipasi PT BIJB dalam acara WJIS ini, merupakan bukti konkret PT BIJB dalam mendorong minat investasi di Jawa Barat.

“PT BIJB saat ini tengah fokus dalam pengembangan aerocity dan pengembangan bisnis lainnya dan penguatan fasilitas lewat investasi didorong PT BIJB agar bandara memberikan nilai tambah ekonomi
kawasan,” Katanya.

Sehingga, kata dia, diharapkan PT BIJB dapat berkontribusi menjadi motor penggerak perekonomian di Jawa Barat. Karena, Kertajati juga termasuk ke dalam kawasan Rebana Metropolitan yang sudah dicanangkan Gubernur Ridwan Kamil dan Bandara Kertajati ini akan menjadi penyangga logistik dari industri-industri yang berkembang baik di Rebana.

“Jadi sambil menunggu kondisi penerbangan pulih, ini waktunya tepat kita
membangun. Jadi pada saatnya nanti pembangunan selesai bisa menyelamatkan perekonomian di Jawa Barat,” Jelasnya. (Jfn)