Ridwan Kamil Letakkan Batu Pertama Pembangunan PT. Bintang Jinjing Glass di Subang


DEJABAR.ID | SUBANG-Satu lagi perusahaan besar hadir di wilayah Cipeundeuy Subang. Perusahaan bernama PT. Bintang Jinjing Glass yang memproduksi Kaca tersebut. Sabtu pagi(23/2/2019) di mulai pembangunan dengan peletakan batu pertama pembangunannya langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Acara peletakan batu pertama Pembangunan PT. Bintang Jinjing Glass ini di hadiri oleh Bupati Subang, Ruhimat, Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni, Dandim 0506/Subang Letkol Arh Edi Maryono, Muspika Kecamatan Cipeundeuy dan para tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan ini Gubernur Jawabarat Ridwan Kamil menyatakan bahwa peletakan Batu Pertama pembangunan Pabrik ini adalah salah satu pembangunan perusahaan untuk kebutuhan warga masyarakat khusus nya wilayah Kabupaten subang.
“Saya harapkan dengan adanya pembangunan pabrik ini bisa meringankan beban ekonomi warga masyarakat Subang, dan saya harapkan dalam pembangunan ini pihak kepolisian dan TNI saling bersinergi dalam membangun keamanan dan kenyamanan dalam pembangunan pabrik ini,”ucap Gubernur Jabar kepada awak media
Secara bersamaa, Ruhimat menyampaikan rasa bersyukurnya, dengan adanya pembangunan perusahaan di wilayah kabupaten Subang bisa meringankan Beban atau mengurangi pengangguran dikabupaten Subang.
“Saya harapkan kepada pihak-pihak terkait Muspika Kecamatan Cipeundeuy untuk mengutamakan Putra Daerah sebelum menerima yang dari luar subang, dan juga diharapkan para calon pekerja di PT. Bintang Jinjing Glass ini sudah menguasai dan minimal dasar atau bidang yang di butuh kan perusahaan,” katanya.
Sementara itu, Andreas Staf Direktur PT Bintang Jinjing Glass mengungkapkan, Pembangunan perusahaan yang memproduksi lembaran kaca ini di bangun di tanah seluas 50 Ha dan membutuhkan pekerja sekitar 1.500 orang nantinya.
Andreas juga menjelaskan bahwa perusahaan ini untuk sementara untuk proyek ada tenaga kerja asing, “kita butuh skil tertentu, karena untuk dalam negeri sendiri belum mumpuni. Tetapi dengan keahlian ekstra ini, kita fungsikan untuk mentransfer skil yang mungkin Indonesia belum punya,” ungkapnya.
“Dari penataan mesin sampai tingkat produksi, perkiraan mungkin sekitar 300 orang, dan kalaupun sudah produksi sekitar 1000 orang lebih” tambahnya.
Sementara untuk target marketing distribusi pemasaran itu diantara 50% untuk Indonesia dan 50% untuk pasar Mancanegara.
“Perusahaan ini nantinya akan memoroduksi kaca lembaran, yang menjadi unggulan kita adalah salah satu produk kaca untuk melindungi sinar matahari, dan kebanyakan adalah mempergunakan Kaca Film, kalau produk kita langsung tanpa tanpa kaca film, karena kita ada sejenis ultra violet,” pungkasnya.(Ahy)