Sepekan, Polisi Tangkap 9 Bandit Berulah di Majalengka, 2 Tersangka "Didor"


dejabar.id, Majalengka – Sebanyak 9 pelaku kejahatan ditangkap polisi usai berulah di Kabupaten Majalengka, selama satu minggu terakhir.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, didampingi Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin mengatakan, ke-9 orang tersebut ditangkap selama kurun waktu sepekan.

“Kita bisa mengungkap 8 kasus dan menangkap 9 orang yang beraksi di berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka,” ungkap Kapolres dalam keterengan konferensi persnya, Rabu (23/10/2019).

Menurut Kapolres, ke-9 orang tersebut melakukan tindak pidana kejahatan dari mulai Curanmor, Curat hingga Curas. 
Untuk kasus Curanmor, kata dia, terjadi sebanyak 6 TKP. Diantaranya, di Jatiwangi, Kadipaten, Malausma dan Sumberjaya.

Sedangkan, untuk kasus Curat ada 2 TKP. Yakni, kejahatan bobol warung di wilayah Maja dan bobol rumah hingga korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta.

Sementara lanjut dia, untuk Curas juga ada 2 TKP. Yaitu, kejahatan jambret di wilayah Maja dan percobaan Curas di wilayah Sukahaji.

“Ke-9 orang tersangka tersebut, ditangkap di lokasi yang berbeda di Majalengka. Termasuk kita juga berhasil menangkap 2 orang residivis, mereka dibekuk di Soreang Bandung,” ungkapnya. 

Bahkan menurut kapolres, dari 2 orang residivis tersebut, terpaksa diberikan tembakan terarah oleh polisi, karena mereka mencoba melarikan diri ketika hendak ditangkap.

Dari kasus-kasus tersebut, menurutnya, polisi mengamankan barang bukti, berupa 7 unit sepeda motor, 1 buah handphone dan satu kunci T serta 1 buah gunting.

Akibat perbuatannya tersebut, menurut AKBP Mariyono, bahwa untuk para pelaku Curanmor akan dijerat pasal 362 KUHPidana, dengan ancaman 5 tahun penjara.

“Sedangka, Curat dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman 7 tahun penjara dan Curas akan kami jerat pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman 12 tahun penjara,” tandasnya. (jja)