Press ESC to close

Staf dan Pegawai RSUD Subang Mogok Kerja, Ratusan Pasien Terlantar

  • April 1, 2019

DEJABAR.ID, SUBANG-Akibat tunjangan dihapus, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di RSUD Ciereng Subang kembali menggelar aksi mogok kerja, Senin (1/4/2019).
Para petugas medis mulai dari bidan, perawat hingga staf rumah sakit milik Pemkab Subang tersebut ikut dalam aksi mogok kerja.
Akibat aksi mogok tersebut, ratusan pasien RSUD Subang menjadi terlantar karena tidak ada yang melayani.
Selain mogok kerja, para ASN RSUD Subang ini memasang berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutan. Mereka menuntut agar tunjangan kinerja segera dibayar yang selama ini dihapus oleh Pemkab Subang.
Mereka juga menuntut agar tunggakan BPJS Kesehatan selama tiga bulan segera dibayar karena akibatnya hingga kini jasa mereka belum juga dibayar.
Humas RSUD Subang, Mamat Abdurahmat mengatakan aksi ini merukapan aksi lanjutan yang sebelumnya sudah dilakukan. Pihaknya menuntut agar pemkab mencabut Perbup yang menghapus Tukin untuk para ASN RSUD Subang. Pihaknya akan terus melakukan aksi jika tuntutannya tidak dikabulkan.
“Kita terpaksa melakukan aksi ini karena sudah beberapa kali perwakilan kami datang ke Pemkab Subang namun tidak ada perkembangan. Bahkan jasa pelayanan selama tiga bulan juga belum dibayar oleh RSUD kepada para pegawai karena tunggakan dari BPJS Kesehatan dari Bulan November 2018,” kata Mamat.
Akibat aksi mogok kerja yang dilakukan ASN RSUD Subang, pelayanan khususnya di rawat jalan RSUD Subang lumpuh. Ratusan pasien yang sudah mengantri sejak pukul tiga dini hari hingga senin siang belum mendapatkan pelayanan.
“Saya sudah mengantri sejak jam tiga subuh, namun hingga kini pelayanan belum juga dibuka. Setiap bertanya ke perawat jawabannya nunggu keputusan, namun tidak dijelaskan keputusan apa,” kesal Ismail.
Pemkab Subang sendiri melalui Perbup Bupati telah menghapus adanya tukin untuk ASN RSUS Subang sejak Januari 2019. Pemkab menilai para ASN RSUD Subang telah mendapatkan jasa pelayanan sehingga tidak memerlukan adanya Tukin.
Namun hingga kini pembayaran jasa pelayanan untuk semua pegawai RSUD Subang belum dibayar sejak tiba bulan lalu karena besarnya tunggakan dari BPJS Kesehatan.(Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *