DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Pemkab Pangandaran, KPU, Bawaslu, Polres Ciamis, Kodim 0613 Ciamis, Kejaksaan Negeri Ciamis melaksanakan Rapat Koordinasi Khusus tingkat Kabupaten Pangandaran periode April dalam rangka persiapan Pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan pemilihan legislatif secara serentak yang akan berlangsung 17 April 2019.
Kegiatan rapat koordinasi khusus yang berlangsung di Aula Setda Pemkab Pangandaran dihadiri oleh Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, Pj Setda Drs Suheryana, Asda 1 Tatang Mulyana, Asda 2 Ade Supriatna, SOPD Kabupaten Pangandaran, Dandim 0613/Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio, Danpos TNI-AL Kapt Laut Pomal Toto S, Danpos TNI-AU Peltu Heru, Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, Kepala Pengadilan Negri Ciamis, Komisioner KPU Pangandaran Maskuri Sudrajat, Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawan, para Danramil se-Pangandaran, para Kapolsek se-Pangandaran, Camat, Sekmat dan tamu undangan lainnya.
Bupati Jeje dalam sambutannya menyampaikan inti dari Rapat Koordinasi Khusus Tingkat Kabupaten Pangandaran periode April 2019 ini dalam rangka persiapan pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan pemilihan legislatif serentak tahun 2019.
“Akan kami pandu agar semua permasalahan di lapangan supaya bisa di selesaikan, dan saya himbau kepada para SKPD untuk selalu mengawasi anggotanya agar jangan terjadi pelanggaran yang akan merugikan dirinya dan juga harus di antisipasi untuk di daerah rawan bencana,” katanya.
Sementara itu, Divisi sosialisasi dan parmas KPU Pangandaran Maskuri Sudrajat mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan bimbingan teknis sampai ke tingkat bawah, karena kami menargetkan kualitas dan kuantitas dalam pelaksanaan pemilu tahun ini.
“Kami juga sudah merekrut relawan demokrasi dengan tujuan untuk meminimalisir dalam pelaksanaan pemilihan kami di babakan dan hasil nya alhamdulillah mencapai 80 %,” sebut Maskuri.
Untum jumlah TPS se-Kabupaten Pangandaran, Maskuri menyebutkan ada 1.350 TPS, dan para petugas yang ada di kabupaten pangandaran sudah kami lantik semua.
“Untuk logistik kami alami kekurangan surat suara Presiden dan wakil Presiden sebanyak 1. 447 lembar dan pengadaan di KPU Provinsi sudah selesai semua model sampul sudah, pemenuhan kekurangan logistik 2019 di terima dari KPU RI, formulir sudah terpenuhi semua, alat bantu coblos tuna netra sudah terpenuhi dan logistik KPU sudah kami kirimkan ke tingkat PPK,” paparnya.
“Dalam setiap pengiriman logistik ke PPK setiap hari nya hanya satu jenis hal tersebut untuk menjaga jangan sampai tertukar, serta mendapatkan pengawalan ketat pihak kepolisian,” tambah Maskuri.
Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawan menambahkan, Pelaksanaan pungut hitung tinggal 7 hari lagi, hal-hal yang di anggap rawan menjadi tanggung jawab kita semua dan yang kita wanti-wanti adalah pas di hari H pelaksanaan Pemilu.
“Kami (Bawaslu) telah melantik saksi 1. 350 orang dari 12 partai yang ada di Pangandaran, pengawasan rapat umum, dalam masa tenang kita harus patroli untuk mengantisipasi money politik dan akan langsung kita tindak, pembersihan alat kampanye, rekomendasi dan tindak lanjut bawaslu melakukan tahapan kampanye menjelang kampanye metode rapat umum, iklan kampanye di media, pengawasan potensi kerawanan sebelum pemungutan suara, “ungkapnya.
Selain itu, kata Iwan, rekomendasi dan tindak lanjut, bawaslu melaksanakan pengawasan kepada KPU tentang pendistribusian logistik, gambaran hasil penyelidikan ada 2 WNA yg masuk dalam DPT tapi sudah kami coret serta ada anak SD masuk DPT juga, tapi sudah kami selesaikan, tahapan logistik, pemetaan TPS rawan dan kami akan selalu di antisipasi.
“Penanganan pelanggaran baik administrasi maupun non administrasi, produk hukum bawaslu juga sudah mempersiapkan, kita antisipasi kerawanan- kerawanan di Kecamatan Padaherang, Parigi dan Kalipucang,” jelasnya.
Iwan menegaskan, pihaknya juga sudah antisifasi, dimensi, sub dimensi, kesimpulan, pemutahiran data pemilih. Kami juga KPU-Bawaslu, Disdukcapil, Diskominfo, media agar keberimbangan informasi.
“Kami juga mohon kerjasamanya dari semua instansi terkait mudah-mudahan pada pemilu 2019 khusus nya di Kabupaten Pangandaran senantiasa aman dan terkendali,”pungkasnya.(dry)
Leave a Reply