DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi akreditasi terhadap Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yasika Majalengka.
Kegiatan yang dilakukan dua asesor, yakni, Kastam Syamsi dari Yogyakarta dan Susetyo dari Bengkulu, selama Tiga hari di kampus setempat.
Visitasi akreditasi sendiri terhadap pengelolaan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Yasika. Kegiatan dimulai dengan pembukaan secara resmi oleh Ketua Dewan Pembina STKIP Yasika Majalengka, Cecep Sumarna, yang diikuti seluruh civitas akademika, mahasiswa, alumni dan tamu undangan lainnya.
Ketua Dewan Pembina STKIP Yasika, Cecep Sumarna mengatakan, kampus STKIP Yasika Majalengka secara geogerafis berada di lingkungan pedesaan atau perkampungan.
Namun demikian bukan berarti kampungan karena di sekitarnya banyak juga lembaga pendidikan dan lokasinya dekat dengan Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB).
“Kampus STKIP Yasika ini memang berada di lingkungan pedesaan dan bukan perkotaan, hanya saja bukan berarti kampungan karena justru dekat dengan lokasi pembangunan BIJB Kertajati,” katanya, Kamis (1/11/2018).
Selain itu kata dia, STKIP Yasika dikelola oleh para generasi muda atau kaum millenial sehingga dapat berkembang dengan cepat mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat terhadap dunia pendidikan.
Menurut Cecep, saat ini STKIP Yasika baru memiliki dua Prodi yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pendidikan Matematika dan satu lagi yakni Akper YPIB Yasika.
Target kedepan STKIP Yasika dapat berkembang menjadi sebuah universitas, tetapi tetap akan bergerak untuk membentuk tenaga-tenaga pendidik profesional.
“Kedepam kita akan buka prodi-podi lainnya sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman,” ungkapnya.
Perwakilan tim asesor, Kastam Syamsi, menjelaskan, prinsip dari visitasi akreditasi yang dilakukan BAN-PT adalah pembinaan bukan untuk pembinasaan.
Sebab, lanjut dia, visitasi akreditasi ini untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan sebuah perguruan tinggi, sehingga kalau ada yang kurang atau tidak tepat maka berusaha untuk dilengkapi dan diluruskan.
“Prinsip dari visitasi akreditasi ini kita akan diskusi mengenai bagaimana pengelolaan kampus STKIP Yasika ini dan hasilnya kami akan laporkan ke BAN-PT untuk dievaluasi,” ujarnya.
Pihaknya berharap ke depan kampus Yasika dapat berkembang lebih maju lagi sebagaimana tadi disampaikan Ketua Dewan Pembinanya.(jja)
Leave a Reply