Press ESC to close

Tanaman Hidroponik, Solusi dalam Sempitnya Lahan Pertanian Kota

  • February 20, 2019

DEJABAR.ID, TASIKMALAYA-Menyusut dan beralihfungsinya lahan pertanian di pusat Kota Tasikmalaya, menjadi salah satu perhatian utama Dinas Ketahanan Pangan Kota Tasikmalaya.
Melalui Musrenbang Tingkat Sektoral tahun anggaran 2020, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Abu Mansyur, mengungkapkan, akan memasukan program pemanfaatan lahan terbatas guna menciptakan lahan pertanian salah satunya dengan program tanaman hidroponik.
“Seperti kita ketahui, di pusat Kota Tasikmalaya lahan-lahan pertanian kini semakin menyempit sudah beralih fungsi, tetapi fungsi pertanian harus tetap ada, makanya kita sedang menggalakan pemanfaatan lahan terbatas salah satunya dengan program tanaman hidroponik,” terangnya kepada media, Rabu (20/02/2019).
Namun, menurutnya, dalam penerapan tanaman hidroponik, masih banyak kendala seperti biaya pembuatan instalasi serta biaya pupuknya. “Kendalanya dalam pembuatan instalasi dan pemupukan. Hidroponik kan pakai pupuk cair, jadi biaya pupuknya cukup tinggi dan juga sekali pakai, setelah panen kan tidak bisa di pakai lagi,” tambahnya.
Namun demikian, jika ada petani yang rajin dan teliti dalam pembuatan instalasi hidroponik, hal itu bisa dijadikan ajang bisnis bagi si pembuat instalasi tersebut. “Untuk kota-kota besar, pembuatan instalasi hidroponik bisa jadi lahan bisnis yang menjanjikan. Jadi mudah-mudahan bisa diterapkan di sini, sehingga pertanian kota meskipun lahannya sedikit tapi tetap bisa eksis,” tandasnya.(Ian)
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *