DEJABAR.ID.CIAMIS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat hingga mengakibatkan tebing setinggi 10 meter longsor dan menimbun rumah warga sebanyak lima rumah dan satu masjid. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Payung Agung dan Desa Payung Sari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sabtu (06/04/2019) dini hari.
Beruntung saat peristiwa tersebut terjadi, sebagian penghuni rumah sedang tidak berada di tempatnya sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Salah seorang pemilik rumah, Eni warga Desa Payung Agung Kecamatan Panumbangan mengaku bahwa saat hujan deras dirinya tengah tidur pulas bersama dengan keluarganya. Namun, tiba-tiba terbangun oleh suara gemuruh dari arah belakang rumahnya.
“Ketika melihat ke belakang rumah, ternyata dinding belakang rumah sudah jebol akibat tertimpa oleh materiall tanah yang longsor, seketika itu saya dan keluarga langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri,” aku Eni kepada wartawan. Sabtu (06/04/2019).
Eni mengatakan hingga saat ini warga bersama tim SAR gabungan dari TNI-Polri dan BPBD Kabupaten Ciamis masih terus mengevakuasi material tanah longsor.
“Sebagian rumah warga sudah dievakuasi tumpukan material tanah longsornya. Kini para pemilik rumah yang terkena longsor bahu membahu menutup tembok yang jebol dengan bahan seadanya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Payung Agung, Aep Ramdan Hidayat menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tanah longsor diwilayahnya itu. Namun kerugian di taksir mencapai Rp930 juta rupiah.
“Tebing itu longsor karena adanya saluran air di atasnya yang meluap akibat tidak mampu menampung debit air hujan tersebut,” tuturnya.
Aep berharap Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ciamis segera turun tangan untuk memperbaiki saluran irigasi serta dinding tembok tersebut.(dry)
Leave a Reply