Press ESC to close

Terkait Dugaan Kasus Penggelapan Aset Pemkab, Pengunjung Sari Ater Makin Sepi

  • March 27, 2019

DEJABAR.ID, SUBANG – Pelaporan yang dilakukan oleh Warlan terkiat adanya dugaan manupulasi data hingga pajak daerah yang digelapkan oleh Sari Ater. Dibantah oleh Iman Jaelani Ketua LSM BBC Garda Jerman Subang.
Menurut Iman, Laporan Warlan LSM AKSI sangat mengecewakan dan Pernyataan Warlan akan sangat berpengaruh kepada pengunjung pariwisata Sari Ater yang kini semakin sepi.
“Kami atas nama putra daerah ciater merasa sangat kecewa atas tindakan yang di lakukan oleh sodara warlan (aksi) yang mengimbas kepada sepinya pengunjung pariwisata Sari Ater,dan komunitas para pedagang mengeluhkan sekali bahwa pengunjung akhir-akhir ini sangat berkurang tidak seperti biasanya,” kata Imam Jaelani, Selasa petang (26/3/2019).
Bahkan, Imam mempertanyakan laporan Warlan tersebut.
“Kami ingin menindak lanjuti pelaporan tersebut dengan beberapa factor, yang pertama atas dasar apa sodara warlan melaporkan tindakan tersebut sehingga mengimbas kepada sepinya pengunjung ?,” Papar Imam
Lanjut Imam, Ketua LSM AKSI diduga hanya sekedar sensasi berlaka untuk menaikan Pamor dikalangan LSM di Subang.
“Apakah sodara warlan sebelum melakukan pelaporan sudah memiliki data yang kongkrit terlebih dahulu? Jika hanya bicara katanya tanpa ada bukti yang otentik sebaik nya di bicara terlebih dahulu jangan sampai membuat kegaduhan di lintas sektor Sari Ater dan sekitarnya,” kata Imam.
Bahkan dari kegaduhan yang dilemparkan Warlan. Dikhawatirkan Iman akan berdampak pada perpecahan persaudaraan antara putra Subang, Sari Ater dan LSM.
“Karena Kami tidak pernah merusak organisasi kalian (Warlan dan LSM AKSI),” Kata Imam.
Bahkan Imam mengajurkan, Jika ingin memperbaiki dan merubah sistem di kalangan pengelola wisata Sari Ater sebaiknya di bicarakan terlebih dahulu dengan pihak pengelola dan dinas terkait, “Jangan asal bicara,” Kata Imam.
Bahkan Imam Katakan, Jangan mentang-mentang sodara warlan (Aksi) adalah salah satu anggota organisasi jadi seenak nya aja berbicara di publik yang setiap orang memiliki persepsi berbeda.
“Lagi-lagi LSM dan ormas yang ada di subang selalu membuat kegaduhan di setiap sektor kalangan yang ada justru kami jadi bertanya-tanya apakah fungsi dan makna LSM dan ormas tersebut sehingga setiap hari nya selalu membuat kagaduhan di kalangan masyarakat,” kata Imam.
Padahal masyarakat tidak pernah mencampuri urusan LSM dan ormas tetapi kenapa dan Ormas, inilah yang selalu merusak dan membuat kegaduhan di sektor masyarakat terbawah sekalipun yang sering di atas nama kan,
“Dan kini lagi-lagi masyarakat dijual namanya untuk kepentingan pribadi,” tegas Imam.(Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *