DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Memasuki hari ke Tujuh Operasi Zebra Lodaya 2018, Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka, telah menindak Ratusan pengendara yang melakukan pelanggaran di kota Angin ini. Umumnya, mereka yang melakukan pelanggaran adalah pengendara roda Dua dan jenis pelanggarannya pun beragam.
Kali ini, pada saat Operasi Zabra Lodaya berlangsung di Jalan Raya Cirebon-Bandung, tepatnya di Perapatan Kadipaten, Majalengka, Senin (5/11/2018) di pimpin langsung oleh Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, beserta Kasat Lantas, AKP Atik Suswanti.
Namun, pada saat razia tersebut, Kapolres Majalengka tak tega dengan seorang pelanggar yang telah ditindak karena telah melanggar lalu lintas dengan tidak mengenakan helm SNI.
Secara spontan, Kapolres akhirnya mengeluarkan uang untuk digunakan sebagai ongkos. Hal itu, lantaran si pria tersebut ditilang dan motornya terpaksa ditahan, karena tidak bisa menunjukan surat-surat kendaraannya.
Namun, karena pelaku merengek tak bisa pulang, oleh kapolres, pemuda itu pun akhirnya diberikan ongkos untuk naik Angkutan Kota (Angkot). Alasannya, selain untuk kedisiplinan, hal itu juga perlu dilakukan untuk keamanan dan keselamatan si pelanggar tersebut. Tanpa banyak basa-basi, si pemuda itu pun akhirnya menerima uang tersebut dan pergi meninggalkan lokasi razia.
“Tadi hanya secara spontanitas saja, karena .simpati kepada yang bersangkutan. Katanya tadi bersangkutan tidak membawa uang, jadi kami suruh pulang untuk mengambil helm dan membawa surat-suarat kendaraannya supanya saat berkendara aman di jalan,” jelasnya.
Tak hanya itu, kapolres juga mengimbau agar masyarakat selalu membawa surat kelengkapan berkendara, serta bagi kendaraan roda dua untuk mengenakan helm. Operasi Zebra Lodaya 2018 ini akan berlangsung hingga 12 November mendatang. “Patuhilah aturan yang berlaku demi keselamatan kita semua,” himbaunya.
Sementra itu, menurut Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Atik Suswanti, adapun jenis pelanggaran yang mendominasi adalah ketidaklengkapan pengendara tidak memakai helm dan lainya.
Hari ketujuh ini, pelanggaran masih didominasi oleh roda dua. Lanjut dia, Kebanyakan yang ditilang, para pelajar dan juga masyarakat yang tidak memakai helm serta tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi berkendara,” katanya.
“Operasi Zebra Lodaya ini kami fokuskan di beberapa titik, salah satunya adalah di jalur rawan macet dan rawan kecelakaan,” imbuh dia.(jja)
Leave a Reply