DEJABAR.ID, TASIKMALAYA – Gelaran Pemilu Tersisa 8 hari lagi, Tim Khusus 2019 Paslon nomor urut 01 (Timsus 1901) Jawa Barat, terus melakukan serangkaian supervisi ke seluruh Timsus 1901 kota/kabupaten di Jawa Barat, guna memastikan pegerakan dan ikhtiar mengawal kemenangan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin.
Timsus yang dibangun oleh para relawan dan dikomandoi masing masing oleh mantan penyelenggara pemilu baik KPU maupun Panwaslu. Kemudian tokoh agama, pemuda dan keterwakilan perempuan itu, akan meningkatkan intensitas pergerakan secara masif hingga menyentuh akar rumput dengan melakukan kunjungan ke masyarakat dari pintu ke pintu.
Cara mereka memenangkan simpatisan masyarakat yakni dengan menyapa masyarakat dengan santun dan riang gembira, tanpa harus menghasut pasangan lain atau menebar fitnah dan kebencian.
“Target kemenangan kita adalah 55 hingga 60 persen di Jabar. Ikhtiar akan kita genjot mecapai kemenangan,” kata Sekjen Timsus 1901 Jawa Barat, Deden Nurul Hidayat, seusai supervisi ke Timsus 1901 Kabupaten Tasikmalaya, Senin (08/04/2019).
Menurutnya, target kemenangan di angka 55-60 persen itu cukup realistis. Pasalnya Jokowi-KH Ma’ruf merupakan pasangan ideal nasionalis agamis yang didukung oleh partai-partai besar. Apalagi di Kabupaten Tasikmalaya ini ada sosok Bupati yang juga ketua partai pengusung Paslon nomor urut 01 yang diharapkan mampu memberi nilai positif dan menyumbang kemenangan.
Sementara itu, Ketua Timsus 1901 Kabupaten Tasikmalaya yang juga merupakan mantan komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya, H. Iip Miftahul Faoz menyebutkan, Timsus 1901 memiliki visi yang terus digelorakan, yakni Pemilu harus menggairahkan.
“Pada pesta demokrasi ini, jangan ada teror psikologis mental apalagi fisik. Pemilu kita harus riang gembira. Maka upaya kita adalah passing ke rumah-rumah, kemudian memberikan nuansa gembira, pencerahan hak politik yang baik dan kebebasan memilih dengan pertimbangan rasional,” terang Iip.
Ia melanjutkan, Timsus 1901 terus menekankan kepada seluruh relawan Jokowi – KH Ma’ruf Amin, untuk melakukan cara-cara yang baik dalam mengajak masyarakat. “Kita tidak ingin demokrasi ini diwarnai cara-cara kuno melewati isu primordial dan sara,” pungkasnya.(Ian)
Leave a Reply