Tingkatkan Pendapatan dari Sektor PKB, Samsat Majalengka Gelar INSAP


DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Samsat Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, telah memfasilitasi masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor melalui kegiatan layanan Intensifikasi Pajak Satu Tempat (INSAP) di Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

Kegiatan INSAP yang berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 27 hingga 29 April 2021 tersebut, berkolaborasi dengan Bapenda Kabupaten Majalengka, PLN, BJB dan PT POS.

Kepala P3D wilayah Majalengka, Dwi Yudhi Ginanto R mengatakan, kegiatan INSAP yang diinisiasi Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) wilayah Kabupaten Majalengka itu, untuk mempermudah masyarakat Kecamatan Sumberjaya, dalam kewajibannya membayar pajak Kendaraan Bermotor (KBM) tahunan.

Menurut Dwi Yudhi, sebelum melaksanakan kegiatan INSAP tahun 2021 tersebut, pihaknya terlebih dahulu menyisir kembali potensi pajak dari Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) tahun 2020 di wilayah Kecamatan Sumberjaya, sebayak 2.884 KBM.

“Saat petugas melakukan penulusuran KTMDU, kita juga sekaligus mensosialisasikan bahwa para Wajib Pajak (WP) bisa memanfaatkan layanan di kegiatan INSAP tersebut, untuk melakukan kewajibanya,” ungkap Dwi Yudhi, Sabtu (1/5/2021)

Dia menjelaskan, bahwa adapun hasil penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari kegiatan INSAP selama tiga hari tersebut. Yakni, sebayak 161 WP dengan jumlah PKB yang masuk sebesar Rp 65.232.900 dan Denda sebesar Rp 4.855.600.

“Dari 161 WP yang memanfaatkan layanan INSAP tersebut, sebayak 121 WP yang menunggak atau setara sekitar 75 persen,” katanya.

Dwi Yudhi menambahkan, bahwa kegiatan INSAP tersebut, merupakan kerjasama antara P3D wilayah Kabupaten Majalengka dengan Bapenda Majalengka yang berkolaborasi dengan PT POS dan PLN serta BJB.

“Tujuan ini tentunya kita ingin untuk mempermudah masyarakat dan mendekatkan warga dalam pelayanan pembayaran pajak. Baik kegiatan INSAP, gebyar CANTIK, gebyar PAMOR dan gebyar PAMER, hal ini juga semata mata upanya dari pemerintah untuk meningkatkan pendapatan daerah di wilayah Kabupaten Majalengka,” jelasnya. (*)