Press ESC to close

Tugas Presidium Pembentukan Pangandaran Sudah Selesai. Ini Penjelasan Agun Gunandjar

  • March 11, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Ajakan Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran,  Supratman kepada warga masyarakat beberapa waktu lalu untuk mendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi langsung di respon oleh anggota Komisi XI DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa.
Hal tersebut diungkapkan oleh Agun Gunandjar usai melakukan sosialisasi 4 pilar MPR RI di Gedung Islamic Center Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (10/03/2019).
Agun mengatakan bahwa ajakan tersebut tidak akan berpengaruh besar di Pangandaran, dan sejak lama presidium sudah selesai melaksanakan tugasnya dengan baik. Serta pangandaran sudah menjadi daerah otonomi yang terus bergeliat.
“Terus terang saya melihat daerah otonomi baru itu, hanya Pangandaran yang lebih hebat dan cepat dalam pembangunannya,”ujarnya kepada Dejabar.id. Minggu (10/03/2019).
Agun pun menegaskan, kini masyarakat juga sudah cerdas bahwa negara indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Pangandaran dibawah kepemimpinan Bupati Jeje Wiradinata terlihat sudah maju pesat.
“Saya tahu persis perkembangan Pangandaran sejak belum mekar hingga saat ini. Pembangunan dimana-mana dan Bupatinya (Jeje-red) pro rakyat. Kalau ada sebagian masyarakat yang kurang puas ya wajar, itu dinamika,” kata Agun.
Agun mengaku bahwa Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sangat cerdas dan luar biasa. Dibawah kepemimpinannya Pangandaran maju pesat dibanding daerah otonomi baru lainnya di Indonesia.
“Pangandaran punya bupati yang cukup bagus, handal dan pro rakyat. Terus dia  mempunyai komitmen jelas, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Namun, sambung Agun, dirinya sangat menghargai jasa Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, bahkan dirinya pun sejak lama mendorong Pemda Pangandaran mendirikan museum arsip pemekaran, agar sejarah dan perjuangan para pejuang pemekaran Pangandaran terdokumentasikan.
“Meseum tersebut sebagai salah satu media agar generasi mendatang yang ada di Pangandaran menghormati dan menghargai perjuangan para pemekaran,”pungkasnya. (dry)
 
 
 
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *