DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Untuk penyegaran di lingkungan tubuh pendidikan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Padaherang melakukan Rotasi Mutasi kepala sekolah SD yang berlangsung di GOR Koperasi Megah Padaherang. Kemarin.
Selain itu, pihak UPT Pendidikan Korwil Padaherang juga melakukan serah terima jabatan bagi kepala sekolah SD seiring dengan berakhirnya masa jabatan Kepala Sekolah SD di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Jawa Barat.
Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Korwil Kecamatan Padaherang, Endang Mulyono menerangkan, beberapa kepala sekolah yang berakhir masa jabatannya yakni, Totong Solihin, Kepsek SDN 3 Padaherang, Supar, Kepsek SDN 2 Panyutran, dan Ucan Kepsek SDN 4 karangpawitan.
“Sedangkan Kepsek yang di Rotasi Mutasi yaitu, Saepudin, menjadi Kepsek SDN 3 Padaherang, H. Rahmat, Kepsek SDN 2 Pasirgeulis, Endis Sopandi, Kepsek SDN 4 Karangpawitan, Teti Budiati Kepsek SDN 2 Kedungwuluh, Iis Kepsek SDN 3 Paledah, Turmono Kepsek SDN 2 Sukanagara dan Halil Kepsek Kepsek SDN 1 Sukanagara, “papar Endang kepada Dejabar.id melalui pesan singkat WhatsApp. Selasa (26/02/2019) pagi.
Endang berharap kepada Kepala Sekolah yang baru untuk bisa mengembangkan sekolah yang sekarang di pimpinnya agar sekolah bisa meningkat lagi di bidang apapun.
“Yang jelas dengan memutasikan guru ke kepala sekolah itu bukan berdasarkan apapun, tetapi untuk pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik dan maju lagi,” tambahnya.
Terpisah dihubungi, Kasi Kepegawaian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, menambahkan, kepala sekolah yang baru dilantik harus bisa menjadi pigur yang lebih baik lagi memberikan contoh kepada bawahannya, dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar dalam memimpin sekolahnya masing-masing.
“Dan juga harus bertanggung jawab dalam apapun permasalahan di sekolahnya jangan sampai saling lempar dengan kepala yang lama, kecuali masalah hukum, itu urusan pribadi masing-masing kepala sekolah,” katanya.
Soleh menegaskan, bahwa kepala sekolah yang baru harus menjadi manager di sekolahnya, juga Uswatun Hasanah kepada bawahannya.
“Kepala dan bawahan harus banyak koordinasi dengan masyarakat lingkungan setempat terutama dengan Pemerintah desa supaya bisa terjalin komunikasi yang baik,” sarannya.(dry)
Leave a Reply