Press ESC to close

Waduh, 14 Ribu Warga Bogor Idap Diabetes, Pemkot Galakkan GERMAS

  • November 13, 2018

DEJABAR.ID, BOGOR-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyebut ada sekitar 14 ribu warga Kota Bogor mengidap Penyakit Tidak Menular (PTM) Diabetes. Hal ini, rata-rata disebabkan oleh pola komsumsi warga Kota Bogor yang kurang sehat.

“Data Dinkes Kota Bogor mencatat, dari total 43 ribu jiwa yang mengidap PTM, kurang lebih sebanyak 14 ribu orang diantaranya idap Diabetes,” ungkap kata Sekertaris Daerah Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat, Selasa (13/11/2018).

Menurut Ade, saat ini Pemkot Bogor terus mengkampanyekan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Aktivitas Germas sendiri, kata Ade, dapat dilakukan diantaranya dengan cara melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, mengkonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, rutin memeriksa kesehatan dan membersihkan lingkungan.

“Hampir tiap minggu saya melihat orang yang memanfaatkan pedestrian kebun raya untuk berolahraga. Itu semua hanya sekedar untuk jalan, karena semua ingin sehat. Kaitan dengan itu, Insya Allah kita akan perpanjang lagi pedestriannya,” kata Ade.
Sementara itu, Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Prof Mardi Santoso mengatakan, faktor keturunan hanya sumbang 25 persen terhadap orang yang mengidap diabetes. Sementara faktor tersebarnya disebabkan oleh lingkungan seperti perubahan gaya hidup masyarakat dan kurang baiknya pola konsumsi.

“Sudah diselidiki yang keturunan idap diabetes itu hanya 25 persennya.  Sementara 75 persen pengidap diabet itu dikarenakan faktor lingkungan. Tapi ada juga faktor tidak sengaja karena gara-gara ketergantungan konsumsi obat-obatan atau harus terpaksa minum obat,” tambahnya.

Sekedar informasi, saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan besar yakni masalah kesehatan triple burden, karena masih adanya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular (PTM).

Perubahan gaya hidup masyarakat juga menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi). Tahun 2015, PTM seperti Stroke, Penyakit Jantung Koroner (PJK), Kanker dan Diabetes duduki peringkat tertinggi.(Sol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *