DEJABAR.ID, PANGANDARAN -Kurangnya penerangan di beberapa destinasi wisata khususnya di kawasan Pantai Barat dan Timur Pangandaran dikeluhkan oleh warga masyarakat.
Farida (39) menyampaikan ketika malam tiba dikawasan Pantai baik Barat maupun Timur Pangandaran terlihat cukup gelap, adapun penerangan hanya terbantu dari sinar lampu hotel dan rumah makan yang berada di sekitarannya saja.
“Kami hanya merasa takut terjadi kecelakaan, apalagi kalau malam hari masih banyak wisatawab yang sewa motor trail,” ujarnya kepada Dejabar.id, Kamis (07/03/2019).
Kepada Pemerintah, Farida berharap bisa menambah jumlah lampu Penerang Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan Pantai Barat dan Timur Pangandaran.
“Ya diharapkan ada penambahan lampu PJU sehingga kelihatan kalau ada wisatawan bawa motor,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Undang Sobarudin mengaku sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pihak Dishub untuk penambahan lampu penerangan jalan di Pantai Pangandaran.
”Namun hingga kini belum terealisasi karena keterbatasan anggaran,” ucapnya.
Saat ini, kata Undang, di Pantai Pangandaran hanya terbantu pencahayaannya dari lampu taman dan bangunan di sepanjang pantai. Karena banyak lampu mercury yang mati dan solar cell-nya pun banyak yang di curi.
“Spare part mercury tersebut harganya memang mahal, sementara anggaran yang tersedia sangat minim. Memang kurangnya penerangan sangat mempengaruhi akan keindahan wisata,” tandasnya.(dry)
Leave a Reply