DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Momentum libur pergantian tahun baru ternyata membawa berkah tersendiri bagi para nelayan di Kabupaten Pangandaran. Pasalnya hasil laut para nelayan saat ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan, hal tersebut disampaikan oleh salah seorang pegawai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Zaenal.
Zaenal menyebutkan bahwa saat ini memang sedang musim udang dan khusus untuk harga yang satu ini mengalami kenaikan yang cukup bagus.
“Kenaikan harga udang mencapai 100 persen, salah satunya harga udang dogol yang semula Rp60 ribu menjadi Rp120 ribu perkilogram,”ujarnya kepada Dejabar.id saat ditemui di TPI Pantai Timur, Selasa (25/12/2018).
Sementara untuk udang jenis tiger, kata Zaenal, harga perkilonya mampu mencapai Rp200 ribu sampai Rp400 ribu.
“Harga udang jenis tiger tergantung ukuran besar dan kecilnya, karena udang tersebut merupakan udang untuk ekspor ke luar negri,” katanya.
“Di tempat pelelangan ikan sendiri setiap malamnya penjualan udang kepada para bakul maupun hotel yang memesan mampu mencapai 4 sampai 5 kwintal,”tambah Zaenal.
Sementara itu, salah seorang nelayan asal Cilacap, Anton mengaku bahwa dirinya menjual udang hasil tangkapanya di Pangandaran karena takut kelamaan dikapal karena untuk mendarat ke Cilacap jarak tempuhnya cukup jauh udang malah busuk akibat kurang es batu.
“Menangkap ikan serta udang di tengah laut jaraknya cukup jauh puluhan kilometer dari bibir pantai, namun jika belum berhasil maka di pastikan akan bergeser ke tengah laut lagi dan ikan atau udang hasil tangkapan langsung saja kita jual ke TPI terdekat salah satunya TPI ini (Pangandaran-red),” paparnya.
Saat ini, kata dia, nelayan tengah merasa gembira mengingat harga hasil laut terutama harga udang yang sedang tinggi.(dry)
Leave a Reply