Keberadaan Bangkai Kapal MV Viking Lagos Dianggap Rusak Pemandangan


DEJABAR.ID, PANGANDARAN –
Keberadaan bangkai Kapal MV Viking Lagos yang terletak di perairan Bantu Mandi Pantai Barat Pangandaran dianggap merusak pemandangan dan terumbu karang. Kapal Pencuri Ikan itu diledakan oleh Mentri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada tahun 2016 silam.

Kapal MV Viking Lagos merupakan kapal yang digunakan oleh para pelaku ilegal fishing dan pernah menjadi buronan Interpol. Kapal Viking ini sudah masuk dalam daftar pencarian polisi internasional sejak lama, dan terus menerus berganti nama dan bendera.

Menurut salah seorang wisatawan asal Bandung, Usep Kusnadi mengatakan bahwa keberadaan bangkai kapal tersebut memang menjadi daya tarik yang mengundang wisatawan.

“Tidak sedikit pelancong yang rela menyeberang ke Pasir Putih hanya untuk berswafoto (selfie) berlatar belakang kapal pencuri ikan itu,”singkatnya kepada dejabar.id saat ditemui di Pasir Putih Pantai Barat Pangandaran. Sabtu (1/12/2018).

Meski sebagian wisatawan mengaku terhibur dengan keberadaan kapal raksasa itu, tidak sedikit juga yang mengeluh.Wisatawan yang mengeluh mengaku keberadaan bangkai kapal dianggap merusak pemandangan dan terumbu karang.

“Kalau air lautnya sedang pasang para wisatawan memilih naik perahu untuk berswafoto dekat bangkai kapal, namun jika sedang surut wisatawan pasti berjalan kaki mendekati bangkai kapal. Jelas itu merusak terumbu karang,” cetus salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Dia berharap, pemerintah segera melakukan pembenahan bangkai kapal tersebut agar para wisatawan lebih lepas memandang laut lepas dan tidak terhalang bangkai kapal yang kini posisinya sudah miring.

“Saya kira dulu kapal tersebut mau di tenggelamkan di tengah laut, eh ternyata hanya diledakan begitu saja. Padahal kapal tersebut bisa di manfaatkan dijadikan restoran atau pun hotel di tengah laut,” pungkasnya.(dry)