DEJABAR.ID, SUBANG-Tiga bulan jelang Pemilihan Umum 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Subang memberi pelayanan kepada warga binaan yang belum melakukan perekaman E-KTP, Kamis (17/1/19).
“Ratusan warga binaan direncanakan akan mengikuti perekaman dengan pelayanan langsung di sini yang belum mengantongi e-KTP, “kata Kabid Pendaftaran Kependudukan Dispendukcapil Subang, Ahmad Fauzi di sela perekaman e-KTP bagi narapidana.
Beberapa warga binaan termasuk tahanan oleh 2 petugas dilakukan perekaman yang meliputi pemotretan, pencatatan sidik jari, pencatatan iris mati, dan tanda tangan secara elektronik.
Ia menjelaskan, kalau kedatangannya tentu saja bersama tim ke Lapas Subang Kelas II-A Subang untuk memfasilitasi warga binaan mendapatkan dokumen kependudukan. Apalagi, e-KTP merupakan salah satu syarat bagi warga untuk bisa menyalurkan hak suaranya dalam pemilu, April 2019.
Upaya itu dilakukan setelah pihak Dispendukcapil menerima data dari petugas LP tentang jumlah warga binaan yang wajib mengikuti perekaman. Tentunya, khusus bagi mereka yang merupakan warga Subang .
“Kalau targetnya sih 400an selama 3 hari pelayanan langsung perekaman sesuai usulan pihak LP termasuk yang dari luar Subang,“ ungkapnya.
Ahmad Fauzi juga menjelaskan, hasil perekaman yakni fisik e-KTP warga binaan yang sudah direkam dan dicetak nantinya diserahkan kepada petugas LP. Sipir itulah yang akan menyerahkan dokumen kependudukan itu kepada pihak yang bersangkutan.
“Hari pertama sekarang ini saja sudah berhasil melakukan perekaman sebanyak 108 dari rencana 118 napi karena 10 orang tidak ditemukan NIK-nya, “jelas Fauzi
Kepala Lapas Subang Kelas II A, Kadiyono mengatakan, kalau perekaman yang dilakukan Dispendukcapil Kabupaten Subang merupakan yang kedua kali sama seperti ketika menjelang pemilihan kepala daerah serentak 2018. Kala itu, pemilu yang berlangsung pemilihan Bupati dan Pemilihan Gubernur Jawa Barat.
Hanya saja pada saat sekarang secara kebetulan bersamaan dengan pencangan perekaman yang dilakukan untuk seluruh narapidana di Lapas dan Rutan se-Indonesia secara serentak.
“Kita juga merasa bangga karena tingkat partisipasi pemilih di lapas setiap kali ada pemilu selalu tinggi. Semoga pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019 juga demikian apalagi khusus pilpres karena tidak berlakunya ketentuan daerah pemilihan seperti halnya pileg,” ungkap Kadiyono.
Kegiatan di Lapas Subang sebelumnya menyaksikan pencanangan perekaman serentak oleh Kemenkumham yang dipusatkan di Cipinang, Jakarta secara online. Selain dihadiri oleh seluruh pejabat dilingkungan Lapas Subang, juga dihadiri Komisioner KPU Jawa Barat, Sophia dan Ramdhani sedangkan dari KPU Subang, Abdul Muhyi serta dari Bawaslu Subang, Cucu Kodir.(Ahy)
Leave a Reply