Press ESC to close

Kemenpar RI Imbau Agar Setiap Event Dikurasi dengan Baik

  • March 30, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON – Kementerian Pariwisata RI ingin agar setiap event pariwisata yang digelar di suatu daerah, jika ingin menjadi event berskala nasional bahkan internasional, maka harus dikurasi dengan baik dulu oleh pemerintah daerah. Hal tersebut agar event tersebut bisa mengundang para wisatawan lokal maupun mancanegara.
Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Kementerian Pariwisata, Wawan Gunawan seusai menghadiri acara Kirab Budaya Kabupaten Cirebon, dalam rangka memperingati HUT ke 537 Kabupaten Cirebon, Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (30/3/2019).
Menurutnya, jika suatu event menggunakan standar lokal saja, pastinya hanya akan menarik wisatawan lokal saja. Namun jika event tersebut menggunakan standar nasional hingga internasional, maka dipastikan wisatawan yang datang juga berasal dari lokal dan mancanegara.
“Ini harus memakai standar apa, kalau memakai standar lokal tentu hanya lokal, tapi kalau sajiannya lokal tapi standar nasional, internasional ini meskipun di lokal akan bisa mengangkat dan menarik wisatawan nusantara dan mancanegara,” jelasnya.
Wawan melanjutkan, jika sebuah event ingin menggunakan standar nasional maupun internasional, maka harus ada kriteria, seperti penataan musik dan penataan koreografer penari. Dia pun menganjurkan pemerintah daerah untuk mendatangkan kurator sebagai pendamping event untuk memberikan coaching clinic kepada para talent sebelum pelaksanaan.
Wawan menambahkan, Kementerian Pariwisata memiliki peran dan fungsi untuk pendampingan event. Sehingga, event ini tidak semerta-merta mengundang menampilkan dari kecamatan saja, namun harus dikurasi terlebih dahulu.
“Jadi harus dikurasi terlebih dahulu agar event ini bisa mendatangkan wisatawan mancanegara,” jelasnya.
Sedangkan menurut Pj Bupati Cirebon, Dicky Saromi, event-event yang digelar di Kabupaten Cirebon merupakan upaya untuk meneruskan cita-cita pendahulu. Seni dan budaya yang ditampilkan hari ini tiada lain untuk menunjukan bahwa masyarakat Kabupaten Cirebon berdiri di atas jatidiri sendiri dan budaya.
“Inilah yang mampu mengikat kita untuk selalu bersatu bersama dan bersemangat memajukan pembangunan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *