DEJABAR.ID, SUBANG – Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum memastikan, bahwa Calon Jemaah Haji (CJH) asal Subang dan Purwakarta, tidak bisa diberangkatkan tahun ini, dari Bandar Udara Kertajati Majalengka, karena alasan Pemprov Jabar belum mampu menyiapkan gedung Wisma Haji, untuk penampungam sementara CJH.
Sedangkan CJH yang tahun ini bisa diberangkatkan dari Bandara Kertajati yakni, para CJH dari Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan.
“Pada saat rapat dengan Menko Kemaritiman Pak Luhut Binsar Panjaitan, Pemprov Jabar, Kemenhub, Dirjen Haji dan Kemenag, tahun ini CJH dari 7 Kabupaten Kota dijadualkan diberangkatkan dari Bandara Kertajati, tetapi karena keterbatasan tempat penampungan CJH, maka dengan terpaksa Subang dan Purwakarta ditangguhkan ke tahun depan,” ujar Uu kepada Wartawan di Subang, Selasa (21/5/2019).
Uu mengatakan, pihaknya juga berupaya agar CJH asal Subang dan Majalengka, bisa diberangkatkan dari Bandara Kertajati mulai tahun depan.
“Dengan adanya Bandara Kertajati, akan mempermudah bagi para CJH asal Subang dan Purwakarta khususnya, umumnya Jawa Barat, karena ditunjang dengan adanya jalan tol, termasuk tahun depan tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas),” terangnya.
Lebih lanjut Uu menyebutkan, mulai tahun depan juga Pemprov Jabar akan mulai membangun Wisma Haji yang berpusat di Cirebon.(Ahy)
Leave a Reply