Press ESC to close

Hadapi Lebaran 2019, Dinkes Pangandaran Siapkan 28 Posko Layanan Kesehatan

  • June 2, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN -Menghadapi libur Lebaran 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pangandaran menyiapkan 28 pos pelayanan kesehatan di seluruh wilayah.
Sekretaris Dinas Kesehatan Pangandaran, Yadi Sukmayadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan posko pelayanan kesehatan di 10 Puskesmas yang ada di Kabupaten Pangandaran.
“Jelang lebaran Dinkes Pangandaran telah memberikan surat edaran kepada Kepala UPTD Puskesmas untuk membuat posko kesehatan di jalan poros,” ujarnya kepada Dejabar.id, Minggu (02/06/2019).
Menurut Yadi, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut. Dalam Surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nomor : 440/4053/yk pertanggal 13 Mei 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan pada situasi Khusus Libur Keagamaan Tahun 2019.
“Dalam surat edaran tersebut, diharuskan membentuk Tim Penyelenggaraan Kesehatan Mudik Keagamaan ldul Fitri 1440 H Tahun 2019 dengan melibatkan instansi terkait di Kabupaten/Kota yang bersangkutan sebagai wadah meningkatkan jejaring kerja, serta Pembentukan Pos Kesehatan yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat,”katanya.
Selain itu, kata Yadi, Penyiapan dan kesiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dan Public Safety Center (PSC) 119 Tahun 2019 baik pada jalur mudik, mudik balik, dan jalur wisata dengan berkoordlnasi dengan lintas sektor terkait.
“Pemberian pelayanan kesehatan 24 Jam di Puskesmas dan Rumah Sakit di sepanjang jalur mudik, balik dan lokasi wisata, termasuk penyediaan media promosi pada waktu mudik untuk mendukung kegiatan pelayanan kesehatan selama mudik/balik Iibur idul fitri H/2019 M,” paparnya.
Maka dari itu, sambung Yadi, dalam rangka menghadapi libur lebaran tahun 2019, Dinas Kesahatan Kabupaten Pangandaran mendirikan 28 Pos Kesehatan di jalan protokol, jalan non protokol dan jalan lokasi objek wisata.
“Untuk dijalan protokol dibangun 9 Pos Kesehatan, sementara di jalan non protokol ada 6 Pos Kesehatan dan tempat wisata sebanyak 11 Pos Kesehatan dan 2 Pos Kesehatan Terpadu,” terangnya.
Yadi menambahkan, Selama musim mudik, sebelum dan sesudah Idul Fitri pihaknya mengerahkan 171 orang tim medis terdiri dari 24 dokter 108 orang perawat, 24 orang sopir Ambulance dan 15 orang Tim Monitoring.
“Untuk kendaraan, kita siapkan 24 unit mobil Ambulance, 6 unit Sepeda Motor untuk di jalur yang padat, Tenda Poskes sebanyak 15 buah dan Velbed 13 buah,” tutur Yadi.
Yadi memaparkan lokasi pos Kesehatan Wisata berada di kawasan pantai, seperti di Pantai Karapyak, Pantai Timur Pangandaran dekat Pos Pol Airud, Pantai Barat Pangandaran samping Pos Life Guard dan Pantai Barat Boulevard.
“Di lokasi lainnya yakni, Pantai Batu Hiu, Green Canyon, Pantai Batukaras, Pantai Madasari, Citumang, Wonderhill Jojogan dan Ciwayang Body Rafting. Pos Kesehatan Terpadu berada di Pos PAM Kalipucang dan Pangandaran atau menyesuaikan dengan Pos PAM Terpadu,” jelasnya.
Yadi menyebutkan tatalaksana Pengamanan Kesehatan di UPTD Puskesmas, Bagi Puskesmas yang ada di jalur protokol dan Pos Kesehatan Terpadu, terhitung mulai H-7 sampai dengan H+7 (29 Mei–12 Juni 2019) harus melaksanakan pelayanan Gawat Darurat 24 Jam.
“Namun,Pos Kesehatan khusus di tempat wisata mulai aktif pada hari H sampai dengan H+7 (5– 12 Juni 2019), dengan jam tugas dimulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan dibagi 2 Shift pagi : 07.00-13.00 WIB dan sore: 13.00-17.00 WIB,” kata Yadi.
Untuk Pos Kesehatan Terpadu, Yadi mengatakan harus sudah didirikan maksimal pada tanggal 28 Mei 2019. sedangkan untuk Pos Kesehatan Wisata didirikan maksimal Tanggal 4 Juni 2019.
“Puskesmas yang berada di jalur Protokol dan Pos Kesehatan Wisata harus memasang bendera palang hijau serta Pos Kesehatan Terpadu memasang spanduk Pos Kesehatan,” pungkasnya.(dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *