Press ESC to close

Puluhan Ibu Rumah Tangga di Bogor Ikut Deklarasi dan Tanda Tangan Tolak Kekerasan Usai Kematian Bisma

  • October 22, 2018

DEJABAR. ID, BOGOR-Puluhan ibu rumah tangga menggelar deklarasi dan menandatangani tolak kekerasan terhadap anak, yang digelar di kawasan Paledang Kota Bogor, Senin siang (22/10/2018). Sejumlah kaum ibu rumah tangga ini sepakat untuk mengutuk keras tindakan orang dewasa yang masih melakukan kekerasan terhadap anak kecil.
“Kami menolak kekerasan anak,” bunyi isi deklarasi tersebut.
Kesepakatan ini dituangkan oleh para peserta, dengan ikut menandatangani di atas spanduk, sebagai bentuk harapan tidak terulangnya kekerasan anak tersebut. Aksi ini juga di isi dengan edukasi dari para instansi terkait seperti Dinas Sosial Kota Bogor dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), kepada para kaum ibu, bagaimana cara ikut mengawasi dan berpartisipasi apabila menemukan kasus kekerasan anak di lingkungan sekitarnya.
“Cukup penting ya, apalagi saya ibu rumah tangga jadi tahu kalau ada kejadian di sekitar saya ” tutur Teti salah satu peserta deklarasi.
Sementara itu Diah Pitaloka anggota komisi VIII DPR RI menyatakan, deklarasi ini sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat khususnya ibu ibu rumah tangga untuk ikut berpatisipasi mengawasi terjadinya kasus kekerasan anak.
“Ini sebagai bentuk ajakan kepada publik untuk ikut sama sama mengawasi kasus kekerasan anak. Nantinya berbagai aspirasi yang disampaikan peserta ini akan ditindaklanjuti oleh kami di DPR RI,” ujar Diah.
Kasus kekerasan anak yang mencuat belakangan terakhir adalah kematian Bisma, bocah dua tahun oleh kekasih ibunya di sebuah rumah kontrakan di Bantarjati, Kota Bogor. Belakangan, polisi juga menetapkan sang ibu bernama Desi, karena dianggap ikut mengetahui dan membiarkan terjadinya kekerasan terhadap anak pertamanya tersebut.(AWK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *