Press ESC to close

Akan Resmi Beroperasi, Masyarakat Cirebon Jajal dan Selfie di Citros

  • March 3, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON-Cirebon Tourism on Bus atau yang dikenal Citros, akhirnya akan beroperasi mulai awal Maret 2019. Bus tersebut nantinya akan membawa para wisatawan berkeliling kota Cirebon untuk menikmati tempat-tempat wisata di Kota Cirebon dan sekitarnya.
Sebelum mulai dioperasikan, Citros yang resmi dilaunchingkan pada Sabtu (23/2/2019) lalu, dipamerkan terlebih dahulu di gelaran Cirebon Xpose, yang merupakan salah satu rangkaian dari Cirebon Festival 2019. Dalam pameran tersebut, para warga dipersilahkan untuk mencoba sensasinya menaiki Citros dan berfoto-foto, meskipun bus tersebut tidak jalan.
Masyarakat yang datang ke even tersebut, langsung antusias untuk mencoba menjajal Citros yang baru launching tersebut. Sebab, ini akan menjadi pengalaman terbaru bagi warga Cirebon, seperti Bandros yang ada di Kota Bandung.
Terdapat dua buah unit Citros yang terparkir di event tersebut, yakni berwarna merah dan hijau. Keduanya memiliki desain, bentuk, dan interior yang berbeda. Namun, fungsinya sama, yakni untuk penunjang pariwisata di Cirebon.
Menurut Rohman (20), selaku masyarakat Cirebon yang kebetulan datang ke even Cirebon Xpose bersama temannya, dirinya langsung mencoba sensasinya ketika naik kendaraan tersebut, sekalian berfoto-foto.
“Penasaran kayak gimana sensasinya, jadi langsung coba. Mumpung gratis,” jelasnya saat ditemui dejabar.id saat dirinya tengah mencoba Citros di even Cirebon Xpose, Jalan Pasuketan Kota Cirebon, Sabtu (2/3/2019).
Rohman melanjutkan, dengan adanya Citros, dirinya bisa jalan-jalan mengelilingi Kota Cirebon, dengan biaya yang cukup murah, yakni hanya Rp 5000 per trip. Ketimbang naik angkot yang sumpek dan kadang ugal-ugalan.
Rohman juga berharap, Citros ini bisa ditambah armadanya serta jelas rutenya ke mana saja. Sehingga, para wisatawan tidak kebingungan dan bisa menikmati tempat-tempat wisata di Cirebon.
“Nanti saya akan mencobanya setelah benar-benar mulai beroperasi,” jelasnya.
Hal senada dituturkan oleh Apridista (22), warga Margasari Kota Cirebon. Dengan adanya Citros ini dirinya berharap bisa memudahkan masyarakat untuk berwisata ke Cirebon. Bahkan bukan hanya sekedar berwisata saja, tapi juga diberikan pengetahuan tentang wisata yang dilintasi, serta diberikan informasi mengenai kebudayaan.
“Jadi bisa memberikan informasi tentang tempat-tempat wisata yang dilalui dan disinggahi,” jelasnya.
Masih di tempat yang sama, hal berbeda diungkapkan oleh Tiya Wulandari (23), warga Kota Cirebon. Meskipun Citros dianggap mampu menarik wisatawan untuk datang ke Kota Cirebon, namun dirinya masih sangsi. Hal tersebut dikarenakan dirinya masih tidak yakin Citros akan menjadi pemecah masalah kemacetan.
“Belum tentu kemacetan akan berkurang dengan adanya Citros ini,” jelasnya.
Karena itu, dirinya berharap agar pemerintah mengkaji ulang masalah trayek Citros, agar jangan sampai Cirebon makin macet dan padat seperti di Jakarta.
“Kondisi jalan juga tidak terlalu lebar, dengan penduduk yang semakin banyak,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *