Press ESC to close

Bulan Cit Gwee, Klenteng Tertua di Cirebon Bagikan Sembako Sembahyang Arwah

  • August 12, 2019

dejabar.id, Cirebon – Sudah menjadi agenda rutin tiap tahun, Klenteng Hok Keng Tong atau Vihara Dharma Sukha membagi-bagikan sembako kepada masyarakat di sekitar Klenteng, tepatnya di Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Dan tahun ini, klenteng ini membagikan 750 paket sembako.

Menurut Ketua Yayasan Vihara Dharma Sukha, Kusnadi, kegiatan ini sudah menjadi tradisi yang sudah berjalan selama 9 tahun di klenteng tertua di Cirebon tersebut. Selain itu, sekaligus juga memperingati tradisi Ciok Ok, Ulambana, dan Rebutan yang merupakan sembahyang arwah.

Kusnadi menjelaskan, tradisi yang jatuh pada bulan Cit Gwee tahun Imlek ini, merupakan bulan di mana katanya pintu neraka dibuka. Para arwah leluhur yang sudah meninggal tersebut dilepas. Akhirnya, dengan melakukan tradisi Ciok Ok, Ulambana, dan Rebutan, para arwah diundang untuk makan bersama.

“Jadi kita siapkan seperti makanan dan dupa untuk diberikan kepada arwah,” jelasnya saat ditemui dejabar.id di Klenteng Hok Keng Tong, Senin (12/8/2019).

Untuk di Klenteng Hok Keng Tong, lanjutnya, perayaan ini selalu diperingati setiap tanggal 12 bulan Cit Gwee. Dan kebetulan, tanggal 12-nya bertepatan juga dengan tanggal 12 bulan Masehi, yakni Agustus. Sehingga, tradisi tesebut dilakukan bersamaan setelah perayaan Idul Adha.

Adapun pembagian sembako tersebut, lanjutnya, merupakan salah satu upaya untuk berbuat baik kepada masyarakat. Biasanya, dari klenteng berkeliling untuk membagikan sembako ke rumah-rumah warga yang ada di sekitar klenteng. Namun kini, pengambilan sembako dilakuan di klenteng, dengan menukarkan kupon yang sebelumnya sudah dibagi-bagi.

“Satu paket sembako ada beras 7 kilogram, mie instant 4 bungkus, kecap, gula pasir, dan minyak goreng,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *