Bupati Majalengka Tidak Ketahui NPC Sudah Pisah dari KONI

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

dejabar.id, Majalengka – Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengaku tidak mengetahui jika National Paralympic Committee (NPC) Majalengka sudah pisah dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Hal itu terungkap setelah NPC meminta keadilannya dari Pemerintah Daerah, terkait tidak diberikannya anggaran pembinaan pada tahun 2019 ini.

Bupati Karna Sobahi mengira, bahwa NPC tersebut masih bagian dari KONI. Bahkan dirinya juga menegaskan, pihaknya selama ini telah memperhatikan dalam berbagai kegiatan olahraga.

“Setiap keluar daerah, mereka selalu dibantu oleh kita,” katanya saat ditemui seusai acara pelantikan tim penggerak PKK di Aula Graha Sindangkasih, Senin (10/9/2019).

Namun, kata dia, soal untuk anggaran pembinaan, nanti diintegrasikan dengan KONI. Karena menurutnya, tahun ini dirinya sudah menganggarkan untuk KONI sebesar Rp1 Milyar.

“Dana Rp1 Milyar itu, silahkan dipetakan untuk pengcab-pengcab. Termasuk mungkin untuk bagian pengcab atlet difabel tersebut,” ujarnya.

Namun, setelah pihaknya mengetahui jika NPC dan KONI sudah terpisah, dirinya berjanji akan segera mengintarisir kembali.

“Saya akan perhatikan, karena itu bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kepentingan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, Ketua NPC Majalengka, Hendry Indra Gumilar mengaku, saat ini organisasinya tersebut tengah mengalami kesulitan pembiayaan untuk mengikuti sejumlah kejuaraan.

Bahkan untuk kegiatan pembinaan dalam persiapan mengikuti Papernas tahun 2020 mendatang di Papua, mereka harus menggunakan dana patungan dengan cara swadaya.

Karena pada pada tahun 2019 ini, NPC kembali tidak diberikan anggaran oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka.

Padahal, lanjut dia, legalitas organisasi NPC telah jelas, bahwa, kedudukan NPC berada sejajar dengan badan organisaasi KONI.

“Kami berharap kepada bupati agar ada kesamaan hak-hak dibidang olahraga. Seandainya KONI dapat anggaran. Kami juga dari organisasi olahraga penyandang disabilitas mendapatkan haknya,” tandasnya. (jja)

Related posts

Leave a Comment