dejabar.id, Majalengka – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Agus Permana mengatakan, kebakaran Hutan dan Lahan (Karhatlu) di Gunung Ciremai hingga hari ke-lima pasca kebakaran pada Rabu (7/8/2019) lalu, kini mencapai 379 hektare.
“Hingga pukul 08.00 WIB tadi pagi, kebakaran yang awalnya berada di titik jalur pendakian Apuy, kini sudah meluas ke wilayah Sadarehe, Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Majalengka,” katanya, Senin (12/8/2019).
Menurut Agus, bahwa untuk update hari ini area terbakar meluas mencapai 379 Hektar hingga ke daerah Sadarehe dan pihaknya akan terus berupaya memadamkan api tersebut.
Agus menyampaikan, titik api yang berada di jalur Sadarehe itu merupakan titik api terbaru yang muncul. Hal ini terlihat dari Pos Pantau yang berada di wilayah tersebut.
“Para personil dari Pos Cikaracak sudah mulai bergerak menuju titik api tersebut dan personel yang akan melakukan pergerakan pemadaman sebanyak 169 orang,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0617/Majalengka, Letkol Arm Novi Herdian juga telah mengumpulkan semua kepala desa yang daerahnya terkena dampak kebakaran Gunung Ciremai, di Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Majalengka, Senin (12/8/2019).
Selain semua kepala desa, tampak hadir tiga camat dan kapolsek serta para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
“Hari kita kumpulkan masyarakat yang terkena dampak kebakaran Gunung Ciremai,” ujarnya.
Hal tersebut, kata dia, bertujuan guna mengetahui situasi yang akan dihadapi jika dampak kebakaran semakin meluas dan membahayakan daerahnya.
“Semacam sosialisasi kepada mereka untuk menjelaskan hal apa yang harus dilakukan apabila dampak Karhutla ini meluas,” jelasnya. (jja)
Leave a Reply