Cinta Berujung Penjara, Pemuda Ini Embat Motor untuk Modal Pacaran di Hari Lebaran


DEJABAR.ID, MAJALENGKA -‎ IS, seorang pemuda berusia 20 tahun nekat bawa kabur motor milik warga. Semata-mata untuk membahagiakan pujaan hatinya. Tetapi, jalan yang ditempuh IS salah.
Sehingga ia harus masuk jeruji besi. Hidupnya kini kembali terpisah tembok penjara dengan sang kekasih.
Selain itu, IS juga mengaku, bahwa di hari lebaran 1440 Hijriyah ini, selain ingin menikmati lezatnya opor ayam.
Dia juga berharap ingin bercanda ria disaat perjumpaan dengan sang kekasih yang dirindukan, namun kini kandas sudah.
Lantaran apa yang menjadi keinginannya selama ini, IS harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Ia pun terpaksa harus lebaran dibalik dinginnya sel tahanan penjara Mapolsek Majalengka Kota, Polres Majalengka.
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, melalui Kapolsekta Majalengka, AKP Kustadi membenarkan telah mengamankan seorang pemuda tersebut.
Pemuda yang saat ini berstatus sebagai Duda, asal Desa Heulet, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib.
“Pelaku kami amankan pada Senin (3/6/2019) kemarin, berikut barang bukti sepeda motor Revo, bernopol D 4424 JM,” katanya, Selasa (4/6/2019).
Menurut kapolsek, kronologi tersebut bermula pelaku berkunjung ke rumah Ade Jaja, di Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Majalengka, pada Jumat (24/5/2019) sekira pukul 18.30 WIB.
Pelaku saat itu, datang ke rumah korban untuk meminjam motor yang akan dipakai ke daerah Majalengka.
Selanjutnya, korban pun meminjamkan motor tersebut. Saat itu juga pelaku langsung ke daerah Majalengka.
“Pelaku sendiri ke daerah Majalengka, dibarengi dengan salah seorang temannya korban, bernama Gian (15),” ungkapnya.
Namun, kata dia, setibanya di daerah Majalengka, Gian ditinggalkan dan motor tersebut langsung dibawa kabur pelaku.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp.9 jutaan.
“Pelaku akan kami jerat pasal 372 atau 378 KUHPidana, tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara,” tegasnya. (jja)