Dandim 0617: Disabilitas Majalengka Dapat Berprestasi


DEJABAR MAJALENGKA – Kaum penyandang disabilitas atau masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus merupakan warga negara Indonesia yang mempunyai hak sama dimasyarakat. Kaum disabilitas juga bisa berkarya mengerjakan kegiatan yang disuka.

Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Andik Siswanto mengatakan, di Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh setiap pada tanggal 3 Desember ini, harus dijadikan momentum untuk terus mendongkrak semangat kaum disabilitas.

“Kami ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa disabilitas bisa berkarya seperti masyarakat lainnya,” Ungkap Letkol Inf Andik Siswanto yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Disabilitas kepada TIMES Indonesia, Kamis (3/12/2020).

Menurut Dandim, bahwa apapun itu penyebabnya, orang-orang yang memiliki keterbatasan tersebut berhak untuk memperoleh kesetaraan hidup sama seperti mereka yang berfisik normal.

“Keterbatasan bukanlah alasan untuk membatasi kita berkarya apalagi menutup diri terhadap luasnya dunia luar. Justru, keterbatasanlah yang harus menjadi motivasi dan lecutan semangat untuk bisa meraih kehidupan yang lebih baik,” Katanya.

“Hal tersebut, sudah diwujudkan oleh para kaum difabel Kabupaten Majalengka, yang bisa membuka mata hati kita semua bagaimana perjuangan mereka untuk terus berkarya ditengah keterbatasan fisik,” Katanya.

Diantaranya, kata dia, mereka mampu membuat berbagai keterampilan dan kerajinan terbuat dari bambu yang bernilai ekonomis. “Disitu kita sandingkan dengan program Kodim 0617/Majalengka. Yakni, ‘Desa Mandiri Raharja’,” Jelasnya.

Ia berharap kepada pemerintah harus memberikan akses kepada temen-temen disabilitas. Karena, mereka tak butuh dikasihani, namun mereka hanya butuh kesetaraan dengan non difabel lainnya.

“Kami berharap di momen HDI tahun 2020 ini, Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada para difabel. Dan merepresentasikan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan dan kesetaraan bagi kaum difabel,¬†untuk mewujudkan Majalengka Raharja,” Harapnya. (Jfn)