Di Kabupaten Cirebon Para Penyandang Disabilitas dan Kusta Masih Mendapat Perlakuan Diskirminatif


DEJABAR.ID, CIREBON – Di peringatan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada hari ini, Senin (3/12/2018), ternyata masih banyak saja ditemukannya perlakuan diskriminatif kepada para penyandang disabilitas, terutama di Kabupaten Cirebon. Kondisi tersebut bisa ditemukan di wilayah timur Kabupaten Cirebon.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Forum Komunikasi Difabel Cirebon, Abdul Mujib, saat penyuluhan dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Muria, Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (3/12/2018).
“Para penyandang disabilitas selalu mendapatkan perlakuan dan stigma yang tidak baik. Padahal, mereka membutuhkan perlakuan yang baik untuk memenuhi hajat hidupnya,” tuturnya.
Mujib menambahkan, hal tersebut bukan hanya terjadi pada para penyandang disabilitas saja. Mereka yang menderita penyakit kusta juga mendapatkan perlakuan yang sama. Bahkan para pengidap kusta ini dibuatkan gubug-gubug di pinggir sungai yang jauh dari pemukiman.
Hal tersebut, lanjutnya, sangat jelas perlakuan diskriminatif yang dilakukan oleh para penyandang disabilitas dan kusta. Padahal, mereka hanya ingin mendapatkan kehidupan yang layak dan dihargai.
“Setelah kami melakukan penyuluhan kepada masyarakat, akhirnya masyarakat mau menerima mereka kembali,” jelasnya.
Untuk Kabupaten Cirebon, lanjut Mujib, terdapat sekitar 10.017 orang penyandang disabilitas. Sedangkan penderita kusta sekitar 200 orang lebih sejak tahun 2014. Hal tersebut menunjukkan bahwa para penyandang disabilitas dan kusta perlu dilibatkan dan diberi ruang dalam kegiatan kemasyarakatan. Minimal untuk menambah wawasan.
“Mereka hanya perlu dihargai dalam kegiatan masyarakat, agar bisa lebih produktif,” pungkasnya.(Jfr)