DEJABAR.ID.PANGANDARAN-Seorang warga Dusun/Desa Sidomulyo Rt 02/10 Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Reni Hermawati anak dari pasangan suami istri Sukirjo dan Sukinah dinyatakan hilang diduga terseret arus banjir di Dusun Cibadak Rt 14/04 Desa Emplak Kecamatan Kalipucang, Senin malam (12/11/2018).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Dejabar.id di lapangan, pengendara sepeda motor tersebut pulang dari arah Padaherang menuju Pangandaran, tiba-tiba banjir bandang menerjang hingga membuat beberapa ruas jalan dari Banjar menuju Pangandaran tergenang banjir hingga ketinggian lebih dari 60 sentimeter.
Menurut keterangan saksi mata, Andi mengatakan bahwa korban (Reni-red) sempat terjebak arus air yang turun dari pegunungan.
“Namun pengendara sepeda motor tersebut memaksakan diri menerobos arus air yang menggenangi jalan raya tersebut hingga akhirnya korban berikut sepeda motornya hanyut terbawa arus air dan jatuh ke dasar sungai,” ujarnya kepada Dejabar.id. Selasa (13/11/2018).
Sejak pagi, kata Andi, pihak keluarga korban dibantu petugas gabungan dari TNI, Polri dan BPBD serta warga setempat masih melakukan pencarian korban di dasar jurang.
“Saat ini petugas gabungan sudah berhasil mengevakuasi sepeda motor milik korban dari dasar jurang sedalam 40 meter,” terang Andi.
Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo, Sugiono, membenarkan ada warganya yang terseret arus saat pulang kerja.
“Korban itu pulang kerja dari Padaherang menuju Sidomulyo, namun menurut informasi korban memaksakan diri menerobos genangan banjir hingga akhirnya terseret arus,” ucapnya.
“Diharapkan petugas gabungan yang sampai saat ini masih melakukan pencarian dapat menemukan jasad korban,” pungkasnya (dry)
Leave a Reply