DEJABAR.ID – Siapa yang tidak ingin grup bandnya bisa menyelenggarakan tur ke berbagai negara? Sayangnya, ada pula yang ingin terkenal dengan instan dan melakukan cara-cara curang. Tanpa kerja keras (dan uang banyak, seperti Jered Threatin, frontman dari band metal asal Amerika Serikat, Threatin.
Dengan berbagai tipuan, Jared berhasil meyakinkan promotor untuk mempersiapkan tur ke Inggris dan Eropa hanya untuk band-nya yang sama sekali tidak diketahui.
Seperti yang dilansir dari Metal Sucks, Threatin menggunakan hasil rekaman palsu yang mempertontonkan cuplikan konser band-nya yang seakan-akan dipenuhi penonton. Bukan hanya itu, video-video Threatin di YouTube pun dilihat ratusan ribu orang, dengan banyak komentar pujian. Sayangnya, semuanya cuma bot.
Bahkan, ia juga membeli likes dari Facebook dan membuat sebuah event di media sosial, di mana banyak orang yang “mengaku” akan datang ke konsernya.
Bermodalkan bukti-bukti palsu yang ia buat, Jered berhasil meyakinkan para promotor bahwa Threatin adalah band naik daun di Amerika Serikat yang ingin tur di Eropa.
Percaya atau tidak, tur itu pun dilaksanakan. Kota pertama yang jadi tujuannya adalah London, Inggris, dan yang hadir dalam konser tersebut hanya 3 penonton yang datang (Itu pun personel dari band pembuka Threatin yang merasa kasihan).
Sebelum konser itu berlangsung, ada agen palsu yang mengaku jika setidaknya 300 orang sudah membeli tiket.
Kejadian serupa juga terulang di Bristol. Threatin menegaskan sudah ada 180 orang yang membeli tiket, kenyataannya yang datang hanyalah tamu-tamu undangan band saja.
Saat seorang karyawan dari tempat konser di Bristol penasaran terkait “orang-orang” palsu yang katanya bakal datang, ia menemukan fakta kalau mereka hanyalah bot yang berbasis di Brasil.
Tur masih terus berjalan hingga kini. Walau demikian, di saat penyamaran Jered telah terungkap dan kebohongannya sudah diketahui orang banyak, Twitter-nya sekarang telah di-private dan laman Facebook milik Threatin sudah dihapus.
Akankah konser-konser Threatin di Inggris dan Eropa akan ada yang menonton setelah kejadian ini?
Leave a Reply