DEJABAR.ID, CIREBON – Festival Musik Nusantara yang digelar di Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang Kota Cirebon, merupakan angin segar bagi kesenian musik tradisional. Di sini, ditampilkan beberapa kolaborasi etnik musik kontemporer notasi Nusantara, dengan musik modern, yang pesertanya dari Jawa Barat. Sehingga, menjadi sajian pertunjukan yang khas dan segar, namun tidak meninggalkan kesenian tradisional.
Hal tersebut menjadi magnet tersendiri bagi generasi mudah khususnya, karena hampir mayoritas pesertanya adalah anak-anak muda. Sehingga, para penontonnya pun berasal dari kalangan muda, yang mau lebih mengenal tentang kesenian tradisional, dan dalam balutan yang segar.
Karena itu, Festival Musik Nusantara ini didatangi cukup banyak orang yang mau menonton. Apalagi, sama sekali tidak dipungut biaya. Sehingga, orang-orang berbondong-bondong ke Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang, Kota Cirebon, dan mendapat applaus serta tanggapan positif dari masyarakat.
Seperti dari salah seorang mahasiswi di Kota Cirebon, Apridista (22). Dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Festival Musik Nusantara bisa menjadi satu tontonan yang menarik, dan sangat bagus untuk anak-anak muda, demi melestarikan kesenian daerah dan tradisional.
“Saya berharap ini bisa menjadi acara rutin namun dengan konsep yang lebih baru lagi dan menarik. Seperti festival musik di berbagai daerah yang terlihat terusun lebih matang,” jelasnya, Sabtu (29/6/2019).
Hal senada pun dituturkan oleh Ian Arif Rani (24) yang juga seorang guru SD. Bahkan, dia rela datang jauh-jauh dari Tegal Jawa Tengah sendirian, hanya untuk menyaksikan festival musik yang bagus ini. Apalagi, dia juga salah satu penggiat seni semasa kuliah, sehingga harus bisa mengapresiasikan kegiatan kesenian.
“Zaman kuliah sering ikut teater. Jadi kalau ada kegiatan musik seperti ini, saya mau nonton,” pungkasnya yang juga pernah kuliah di Cirebon.(Jfr)
Leave a Reply