Gempa Bumi Sulut dan Maluku Utara, Warga Panik Berhamburan ke Luar Rumah


0

Dejabar.id, Sulawesi Utara – Warga di Minahasa Utara, Sulawesi Utara panik ketika gempa mengguncang dengan kekuatan 7.1. 


Apalagi dia memiliki anak masih balita yang saat itu dia gendong. Lalu sejumlah barang di rumah mengeluarkan bunyi karena bergoyang.

Pasca-gempa dengan kekuatan magnitudo 7,1 pada Kamis (15/11/2019) malam, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ada 74 gempa susulan di Laut Maluku.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun twitternya @DaryonoBMKG, Jumat (15/11/2019).

Diberitakan sebelumnya, gempa dengan kekuatan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis malam. 

Gempa terjadi pada pukul 23.17.41 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa ini memiliki magnitudo M=7,4 dengan kedalaman 10 km yang selanjutnya dimutakhiran menjadi magnitudo M=7,1.

Episenter terletak pada koordinat 1,67 LU dan 126,39 BT tepatnya di laut pada jarak 134 km arah Barat Laut Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara kedalaman 73 km.

Gempa ini merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi atau penyesaran dalam Lempeng Laut Maluku.


Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan gempa dirasakan di Bitung dan Manado IV-V MMI dimana guncangan dirasakan oleh hampir semua orang.

Gempa juga dirasakan di Gorontalo, Halmahera, dan Ternate. (red)


Like it? Share with your friends!

0
dejabar

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *