
R. Ipik Gandamana (1957-1960)

Pria yang cinta Indonesia ini sempat merasakan hidup sebagai pengasingan. Karena menolak bergabung dengan pemerintahan Belanda/Recomba, pada tanggal 14 Agustus 1947 keluar besluit dari Presiden HTB Bogor Nomor 305 yang memerintahkan Ipik Gandamana dibuang ke pengasingan ke wilayah Jasinga,
Saat dalam pengasingan tersebut, Ipik menerima tugas dari Pemerintah RI untuk menyusun pemerintah Kabupaten Bogor Darurat yang berpusat di Jasinga hingga selanjutnya Ipik ditetapkan menjadi Bupati Bogor. Kemudian diangkat oleh Wakil Gubernur Jawa Barat untuk merangkap sebagai Bupati Lebak.
Karier Ipik sendiri kemudian merangkak naik. Dia kemudian menjadi anggota DPR dari Partai IPKI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia) dan Gubernur Jawa Barat pada tahun 1957 hingga awal 1960.
Mashudi (1960-1970)

Ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat dari tahun 1960 hingga 1970. Ketika menjadi gubernur, pecah peristiwa 30 September di mana rekan-rekannya dulu di AMS B Yogyakarta, Siswondo Parman dan R. Suprapto menjadi korban di Lubang Buaya..
Solihin Gautama Purwanegara (1970-1975)

Mantan Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Mang Ihin, dikenal sebagai pemimpin daerah yang dekat dengan rakyat. Ia mempromosikan berbagai program pembangunan pedesaan dan pengembangan pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
Aang Kunaefi (1975-1985)

Tokoh militer yang menjadi gubernur Jawa Barat antara tahun 1975–1985. Selama Menjabat jadi gubernur, Aang banyak membina hubungan baik dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Yogie Suardi Memet (1985-1993)

Yogie Suardi Memet adalah gubernur yang sangat berfokus pada pengembangan industri dan pendidikan di Jawa Barat. Di bawah kepemimpinannya, banyak sekolah dan fasilitas pendidikan yang didirikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di provinsi ini.
R. Nana Nuriana (1993-2003)

R. Nuriana memimpin Jawa Barat selama satu dekade penuh dan berperan dalam masa transisi reformasi. Di bawah kepemimpinannya, Jawa Barat mengalami perubahan signifikan dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan ekonomi.
Leave a Reply