Press ESC to close

Hati-Hati, Modus Penipuan Undian Uang Miliaran Beredar di Pangandaran

  • July 5, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Untuk meraup keuntungan dengan cara gampang kerap dilakukan oleh segelintir orang yang tidak bertanggungjawab. Bahkan pelaku pun berani menyertakan stempel serta tandatangan pejabat agar di percaya oleh si penerima (calon korban – red). 

Seperti yang dialami Kepala BKSDA Pangandaran, Uking Iskandar mengaku, bahwa dirinya mendapatkan surat berisikan kupon undian dengan hadiah uang sebesar Rp 1 Miliar. 

“Sebelumnya, saya menerima telefon dari seorang wanita yang memberitahukan bahwa dirinya mendapatkan undian sebesar Rp 1 Miliar, kemudian si penelpon itu meminta alamat lengkap rumah,” aku Uking saat ditemui dejabar.id. Jum’at (05/07/2019).

Setelah 4 hari kemudian, kata Uking, dirinya menerima surat dari petugas Pos BKSDA yang ternyata isi surat tersebut adalah pemberitahuan dirinya mendapatkan undian 1 miliar.

“Setelah dibuka, saya merasa heran dengan isi amplop surat tersebut, pasalnya saya diharuskan membeli berbagau macam produk yang ditawarkan dalam surat tersebut,” tuturnya heran.

Karena diabaikan, Uking menyebutkan, selama 4 hari kedepan datang lagi surat yang sama dengan isi bahwa saya telah mendapatkan hadiah undian sebesar Rp 1 miliar, namun batas waktu yang ditulis dalam surat tersebut selama 48 jam. 

“Saya mencurigai hal ini merupakan modus penipuan, akhirnya saya pun berkomunikasi dengan pihak kepolisian Polsek Pangandaran,” katanya. 

Sementara itu, Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadhi menyebutkan, dengan adanya laporan dari Kepala BKSDA Pangandaran tersebut seyogyanya warga lainnya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika ada sesuatu hal yang ganjil salah satunya seperti mendapatkan undian uang senilai Rp 1 Miliar. 

“Saya tegaskan bahwa undian tersebut itu bohong atau modus penipuan, saya berharap warga jangan mudah percaya terhadap sesuatu hal yang mengiurkan, menginggat saat ini banyak sekali modus- modus penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan tidak bisa di pertanggungjawabkan,” paparnya. (dry) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *