Hebat! Pemuda Ini Buktikan Eksistensinya di Dunia Literasi dengan Menulis 11 Buku


DEJABAR.ID, TASIKMALAYA-Di zaman milenial seperti sekarang ini, jarang terlihat generasi muda sangat menggandrungi dunia literasi yang akhirnya mampu menciptakan karya berupa buku. Seperti kita ketahui kebanyakan kaum milenial sekarang lebih senang nongkrong di warnet sekedar bermain game, walaupun tidak buruk.

Berbeda dengan pemuda yang satu ini. Abdul Jalal namanya, pemuda kelahiran Tangerang yang menimba ilmu pendidikan di Cipasung lebih memilih mengganduri dunia literasi beda dengan rekan sebayanya. Dengan tekunnya, akhirnya dia bisa membuat buku kumpulann puisi bahkan sudah 11 buku yang ia ciptakan.

Beberapa waktu lalu, untuk memperteguh eksistensinya di dunia literasi, Jalal mengadakan bedah buku yang ke 11 kumpulan puisi yanh berjudul “Doa”. Kumpulan puisi tersebut diberi kata pengantar langsung oleh Muhammad Rois Rinaldi (Anugrah Penyair Dunia Numera 2014).

Eksistenis Jalal di dunia literasi banyak mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya dari Pengurus Cabang PMII Tasikmalaya. “Abdul Jalal memang produktif dalam menulis bahkan sehari saja ia bisa menulis di beranda sosial medianya banyak sekali tulisan,” ungkap Zam-zam penuh haru, Jumat, (01/03/2019).

Selain dari PMII, eksistensi Jalal juga mendapat apresiasi dari organisasi-organisasi peduli literasi Tasikmalaya seperti Banser, IPNU, IPPNU, HIMATA-PT GUSDURIAN, PMII, KONSPIRASI, KOMUNITAS PENULIS IAIC CIPASUNG, MAIYAH DAN SATU JAM SASTRA TAMAN KOTA TASIKMALAYA.

Sementara itu, Jalal, mengatakan, untuk mempertahankan eksistensinya tersebut, keseimbangan doa dan usaha harus diperjuangkan karena menuritnya terkadang Manusia hanya menyuarakan doanya begitu keras tapi melupakan usahanya dan memperbesar usahanya tapi melupakan doanya.

“Seharusnya keseimbangan ini terjadi dan berkaitan dengan yang Maha Kuasa. Untuk itu buku ini ditulis,” ungkapnya singkat.(Ian)