Heboh, Tokoh Ormas Diduga Ancam Buruh Bangunan Dengan Senjata Api


ilustrasi senjata api (foto:net)

BANDUNG,- Seorang tokoh ormas di Kabupaten Bandung berinisial DA diduga melakukan ancaman menggunakan senjata api terhadap buruh bangunan, Rabu (15/12).

Korban DI (54) warga Cangkuang Kabupaten Bandung ini mengaku ditodong senjata api di bagian kepala bahkan sempat ditembakkan kearah kakinya meski tak kena.

Informasi yang dihimpun, Rabu (15/12), DI mendapat pekerjaan dari Taufik untuk membuat gubuk bambu di lahan miliknya di kawasan Desa Jatisari Kabupaten Bandung.

DI mengajak anaknya, HR untuk membantu membuat gubuk tersebut.
Di tengah pekerjaan, lepas siang hari, mereka didatangi oleh 3 orang yang mengaku suruhan dari DA, seorang tokoh ormas di Kab Bandung.

DA dan anaknya juga diminta untuk ikut kerumah DA

“Sampai dirumah DA, saya dan anak saya mendapat ancaman senjata api. Senjata api tersebut ditodongkan ke kepala dan kaki saya dan sempat diletuskan oleh DA, tapi tidak kena,” tuturnya saat melapor di Polresta Bandung.

DA juga sempat memberi ancaman pembunuhan kepada DI jika masih melakukan pekerjaan di tanah tersebut. Karena tanah tersebut kata DA adalah miliknya.

DI yang mengaku tidak mengetahui sama sekali perihal tanah tersebut dibuat ketakutan dan akhirnya memutuskan pulang kerumah. Ia pun melapor ke pemilik tanah terkait ancaman tersebut.

“Oleh pemilik tanah kami dianjurkan membuat laporan ke Polisi. Akhirnya kami membuat laporan terkait ancaman dan penggunaan senjata api ke Polres Kab Bandung,” ujarnya.

Saat ini DI dan anaknya sedang menenangkan diri lantaran masih shock atas kejadian itu.

Ia juga mengetuk perhatian dari pihak-pihak terkait agar dapat memberikan perlindungan dan kepastian hukum atas kejadian yang menimpanya.

“Terus terang saya takut karena ini menyangkut ancaman pembunuhan yang melibatkan seorang tokoh ormas,” tandas dia. (*)