Indeks Publik Trust Kejaksaan 7,1%, Kejaksaan Beri Rumah Dinas


JAKARTA, Dejabar.id – Jaksa Agung Burhanuddin, meresmikan sekaligus penandatanganan Prasasti Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Tinggi Bali dan Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, tak hanya itu dia juga melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan perumahan “Griya Adhyaksa” Kejaksaan Tinggi Bali di Tabanan.

“Kita patut bersyukur karena keberhasilan pembangunan rumah dinas tersebut tentunya setelah melalui sebuah proses perjalanan yang cukup panjang, memakan banyak waktu dan tenaga,” ucap Burhanuddin dalam sambutannya, Tabanan, Bali, Jumat (10/7/2020).

Ditengah rasa syukur ini, baik secara pribadi maupun atas nama pimpinan Kejaksaan, dia menyampaikan apresiasi dan pujian serta rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang terlibat dan turut andil di dalam upaya penyelesaian pembangunan rumah dinas ini dengan baik dan sempurna.

Burhan mengungkapkan, pembangunan rumah dinas adalah merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memberikan sarana dan prasarana yang memadai bagi kelancaran tugas yang diemban oleh jajaran Kejaksaan RI.

“Keberadaan fasilitas hunian yang telah dibangunkan ini, sudah barang tentu harus dibarengi dengan dedikasi tinggi dan kinerja yang optimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga dia melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan perumahan “Griya Adhyaksa” Kejati Bali di Tabanan.

Pembangunan rumah bagi pegawai Jaksa ini kata dia, hendaknya dimaknai sebagai bentuk perhatian pimpinan untuk memberikan penghargaan (reward) atas seluruh capaian kerja keras segenap aparatur Kejaksaan RI.

Sebab katanya, indeks kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan sebesar 71% sebagaimana yang dilansir oleh lembaga survey pada tahun 2020, dengan begitu dipandang patut, pencapaian ini mendapat apresiasi. Tidak hanya memberikan target dalam pelaksanaan tugas, namun pencapaiannya perlu mendapatkan penghargaan atau reward.

Penghargaan itu kata dia tidak hanya diartikan sebagai promosi jabatan semata, melainkan juga upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai seperti kenaikan gaji, kenaikan tunjangan kinerja, dan bahkan penyediaan perumahan layak huni dengan berbagai fasilitas kemudahan untuk mendapatkannya, sebagaimana yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi Bali.

“Saya berharap, semoga pembangunan perumahan ini menjadi tonggak dimulainya pembangunan perumahan bagi satuan kerja lainnya di seluruh Indonesia, yang dengan demikian kesejahteraan seluruh pegawai Kejaksaan dapat meningkat secara merata,” demikian ungkapnya.

Selain itu Burhanuddin, juga menyampaikan terima kasih kepada PT Silverhawk Property beserta segenap jajarannya yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Hal ini tentunya merupakan wujud konkrit dari pelaksanaan perjanjian kerja sama antar kedua belah pihak terkait penyediaan lahan dan pembangunan perumahan rumah murah bagi aparatur Kejati Bali yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu Jaksa Agung RI juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali I Wayan Koster, Burhanuddin berucap sebuah kehormatan baginya selaku pribadi, maupun kedinasan untuk dapat bertemu dan bertatap muka dengan segenap Pimpinan Pemerintahan Provinsi Bali.

“Saya berharap, semoga kerja sama ini dapat terus terpelihara dan terjaga dengan baik, terlebih dalam upaya mewujudkan sinergi yang positif,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, perumahan dan kawasan permukiman memiliki peran penting dalam pembangunan manusia seutuhnya. Penyediaan perumahan itu terletek di atas tanah seluas 2,3 hektar, dengan harapan perumahan ini kedepan akan menjadi hunian yang berkualitas dan dapat menunjang pelaksanaan tugas para pegawai, serta dapat meningkatkan kualitas hidup demi terwujudnya kesejahteraan para pegawai Kejaksaan.

“Semoga pembangunan perumahan bagi ASN pada Kejati Bali, dapat menjadi contoh untuk satuan kerja lainnya di seluruh Indonesia dan semoga pembangunan perumahan ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan tepat waktu sebagaimana yang direncanakan.

Pada agenda kunjugan kerja Jaksa Agung itu, ikut mendampingi Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono, Kepala Kejati Bali dan jajaran, Gubernur Bali, Bupati Tabanan serta Forum Koordinasi Pemimpin Daerah (Forkopimda) Kabupeten Tabanan, dan para Kepala Kejari di Propinsi Bali, dengan memperhatikan protokol kesehatan karena masih di tengah pandemi Covid-19. []