DEJABAR.ID, CIREBON-Operasi Zebra yang dilakukan oleh jajaran Polri serentak di seluruh Indonesia, membuat beberapa pengendara kendaraan bermotor yang belum melengkapi surat-surat dan kelengkapan lainnya, terpaksa harus menghindari. Seperti yang terlihat di Sumber, Kabupaten Cirebon.
Operasi Zebra yang berlangsung di lampu merah Sumber, membuat banyak pengendara motor harus mencari jalan pintas demi selamat dari incaran polisi lalu lintas. Bahkan, mereka rela memutar jauh.
Salah satu jalur yang menjadi tempat ‘pelarian’ para pengendara kendaraan bermotor adalah melewati jembatan melengkung yang melintasi Sungai Cipager, yang terletak di perbatasan Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber dengan Desa Wanasaba, Kecamatan Talun.
Uniknya, jembatan tersebut sengaja dibuat melengkung, bercat biru, dan berada persis di atas pipa panjang milik PDAM Kota Cirebon, yang membentang di atas Sungai Cipager. Lantai dasar jembatan terbuat dari kayu-kayu yang tampak sudah lapuk. Karena jembatan tersebut sejak awal memang bukan untuk konstruksi jembatan pada umumnya, maka terdapat papan peringatan yang bertulisan “Sepeda motor dilarang lewat, jembatan ini berbahaya”.
Meskipun sudah ada papan peringatan, kendaraan bermotor tetap saja terlihat hilir mudik di jembatan tiap menitnya. Silih berganti pengendara motor tampak melintas di atas jembatan rersebut, karena lebar jembatan hanya bisa dilewati oleh satu kendaraan. Keadaan itu membuat jembatan tersebut kerap dijuluki “Jembatan Anti Razia Polisi dan Anti Kemacetan.”
Penamaan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur alternatif yang paling dekat dengan jalur utama, yang bisa digunakan oleh pengendara motor untuk menghindari razia polisi dan kemacetan yang kerap terjadi di perempatan lampu merah Sumber.
Menurut Bois (26) salah seorang warga sekitar, dirinya sering melewati jembatan tersebut dengan menggunakan kendaraan bermotornya. Apalagi, saat ada razia polisi di lampu merah.
“Dari kecil saya selalu melewati jembatan ini. Padahal bisa saja saya tidak lewat jembatan ini. Tapi karena di depan selalu ada razia polisi, saya lebih memilih menggunakan jalur ini, karena terbebas dari operasi,” jelasnya saat ditemui Dejabar.id di jembatan, Sabtu (3/11/2018).
Adapun tentang kondisi jembatan yang sudah tak layak dilewati, dirinya tidak menghiraukannya. Karena, hanya jembatan ini satu-satunya yang dapat menolong pengendara motor terhindar dari Operasi Zebra di lampu merah.
“Sebenarnya agak takut juga saat melewatinya. Tapi mau bagaimana lagi, kalau tidsk lewat jembatan ini, pasti terkena operasi kepolisian,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply