Press ESC to close

Kementrian LHK Serahkan Penghargaan Kepada Koperasi Agung Lestari

  • September 3, 2018

DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) memberikan penghargaan kepada Koperasi Agung Lestari, sebagai koperasi peringkat pertama peraih apresiasi desa binaan konservasi 2018.
Penghargaan tersebut diberikan langsung kepada salah satu perwakilan Koperasi Agung Lestari, pada saat Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2018 yang diselenggarakan TWA Batu Putih, Tangkoko Provinsi Sulawesi Utara, belum lama ini.
Salah seorang perwakilan yang menerima penghargaan tersebut, Salikin menjelaskan, Koperasi Agung Lestari merupakan kelompok masyarakat Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, yang mengembangkan diri menjadi role model pengelolaan wisata alam. Salah satunya mengelola Wisata Alam Curug Cipeutey.
Sementara alasan mendapat penghargaan tersebut, kata dia, lantaran koperasi ini telah dinilai oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Direktorat Jendral Konsevasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) atas peranan dan kontribusinya dalam penguatan pengelolaan di kawasan konservasi.
“Tadi malam kami telah memberikan laporan dan memberikan plakat serta sejumlah penghargaan lainnya kepada Ketua Koperasi Agung Lestari yang disaksasikan para pengurus koperasi lainnya,” kata Salikin yang juga selaku Humas Obyek Wisata Alam Curug Cipeteuy itu, Senin (3/9/2018).
Menurut Salikin, Selama ini Koperasi Agung Lestari, bahwa tidak hanya mendukung dan turut serta dalam kegiatan konservasi, namun juga turut berperan meningkatkan perekonomian masyarakat penyangga.
“Inilah konsistensi Koperasi Agung Lestari, dalam penguatan pengelolaan dikawasan konservasi. Namun, tak hanya itu, kami juga terus meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga berbuah penghargaan sebagai peringkat pertama peraih apresiasi desa binaan konservasi 2018,” ungkapnya.
Sementra itu, Ketua Koperasi Agung Lestari, Marta Atmaja mengucapkan terima kasih kepada Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Polhut, penyuluh, Pemdes Bantaragung, pihak Kecamatan Sindangwangi, Pemkab Majalengka dan Fans Wisata Curug Cipeteuy serta warga masyarakat Bantragung.
“Tanpa dukungan mereka, mungkin saja Koperasi ini tidak akan mendapat pengharaga bergengsi tersebut,” imbuhnya.
Semoga dengan prestasi ini, tambah dia, pemerintah bisa mensuport untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian hutan. (jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *