DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Ketersediaan pupuk urea bagi para petani di wilayah Kabupaten Pangandaran, Ciamis dan Kota Banjar, Jawa Barat dinyatakan aman. Pernyataan tersebut di katakan langsung oleh pihak PT Pupuk Kujang.
Kepala Bagian Hubungan Eksternal PT Pupuk Kujang Indra Gunawan menerangkan, bahwa saat ini total stok pupuk urea bersubsidi untuk wilayah Kabupaten Ciamis, Pangandaran dan Kota Banjar di Gudang Lini III mencapai 10.600 ton.
“Jumlah tersebut sangat melebihi ketentuan stok 2 minggu ke depan yang hanya sebanyak 285 ton,” ujarnya kepada dejabar.id, Rabu (24/07/2019).
Indra memaparkan, untuk penyaluran pupuk urea hingga tanggal 22 Juli 2019 di Kabupaten Pangandaran mencapai 5.183 ton atau 182% dari ketentuan Dinas Pertanian (Distan) sebanyak 2.846 ton.
“Sedangkan di Ciamis mencapai 9.253 ton atau 163% dari ketentuan Distan sebanyak 5.674 ton dan di Kota Banjar terserap sebanyak 1.422 ton atau 194% dari ketentuan Distan sebesar 733 ton,” paparnya.
Dari ketersediaan stok dan realisasi penyaluran di tiga wilayah tersebut, lanjut Indra, kebutuhan pupuk urea sangat berlimpah dan dipastikan aman bagi petani.
“Dengan demikian, petani yang mengalami gagal panen dibeberapa daerah akibat kekeringan dapat terpenuhi juga,” kata Indra.
Indra mengatakan, PT Pupuk Kujang siap membuka kran apabila diminta adanya penambahan alokasi pupuk di tiga wilayah tersebut.
“Asalkan ada permintaan resmi dari Dinas Pertanian setempat kami siap asalkan sesuai dengan ketentuan penyaluran pupuk bersubsidi pemerintah,” pungkasnya. (dry)
Leave a Reply