Press ESC to close

Korban Kerusuhan Wamena asal Majalengka Tiba di Kampung Halaman, Reza Alami Trauma

  • October 7, 2019

dejabar.id, Majalengka – Bupati Majalengka, Karna Sobahi beserta Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono dan Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Harry Subarkah, menjenguk warga asal Majalengka yang pulang dari Wamena, Jayawijaya, Senin (7/10/2019).

Mereka yang sudah pulang dari Wamena tersebut, diketahui bernama Narsono (36) dan Reza (20). Mereka merupakan warga Desa Nanggewer, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, yang menjadi korban kerusuhan di Wamena.

“Alhamdulilah, saat ini warga kami yang menjadi dampak kerusuhan di Wamena, sebagian telah kembali ke kampung halamannya,” ungkap Bupati Majalengka, Karna Sobahi.

Menurut Bupati, mereka telah pulang ke kampung halamannya dalam keadaan selamat. Meski, ada salah seorang bernama Reza, mengalami luka dibagian kepala, tetapi sekarang sudah mulai sehat.

“Saat kami tanya, bahwa mereka tidak ingin kembali lagi kesana. Karena, mereka kesana ingin mencari nafkah kehidupan dan ia pun memilih akan berdagang di kampung halamannya saja dan kita pun berikan bantuan alakadarnya untuk modal usahanya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Narsono dan Reza merupakan korban kerusuhan yang terjadi di Wamena beberapa waktu lalu.

Narsono dan Reza, merupakan dua dari lima korban kerusuhan asal Kabupaten Majalengka.

Dari lima korban asal Majalengka tersebut, hanya Reza yang mengalami luka-luka dan harus di rujuk ke rumah sakit umum di Wamena dan mereka telah tiba di kampung halaman, Senin (7/10/2019), pada malam dini hari tadi.

Narsono mengatakan dirinya tiba bersama Reza dengan menggunakan pesawat di Bandara Soekarno Hatta dan dijemput oleh Camat Sukahaji, Kabupaten Majakengka. Sementara Bapaknya Reza, Baridin (42) masih berada di Wamena.

“Rencananya, Baridin akan tiba besok hari beserta para rombongan warga Jabar lainnya bantuan dari Pemerintah Provinsi,” katanya.

Dia menjelaskan, bahwa dirinya bersama Reza pulang menggunakan dana pribadi hasil meminjam. Ia memilih pulang duluan, karena kondisi Reza yang trauma dan segera ingin pulang.

“Saya lihat kondisi Rezanya yang sudah ingin pulang, dia trauma dan selalu meminta pulang. Intinya tidak bisa harus menunggu bantuan dari Pemerintah,” jelasnya. (jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *