DEJABAR.ID, BOGOR– Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor terus mengupdate data petugas yang meninggal dunia selama proses Pemilu 2019 berlangsung di Kabupaten Bogor. Hingga Senin (22/4/2019) malam, total petugas di Kabupaten Bogor yang meninggal dunia bertambah menjadi empat orang. Mereka terdiri dari Ketua KPPS sebanyak 2 orang, PPS 1 orang dan pengawas TPS 1 orang.
“Informasi terbaru, Ketua KPPS Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede atasnama Samsudin, meninggal dunia tadi sore (Minggu, 21/4/2019). Kemudian Pengawas TPS (PTPS) Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin atasnama Muhamad Jamaludin, meninggal pada Minggu (21/4/2019) dinihari,” kata Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD Kabupaten Bogor, Heri Setiawan, Senin (22/4/2019).
“Jadi total yang meninggal dunia ada 4 orang. 2 Ketua KPPS, 1 orang PPS dan 1 orang PTPS,” sambungnya.
Heri mengatakan, Ketua KPPS Samsudin dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan medis di RSUD Cibinong, Bogor. Ia dirawat sejak Minggu (21/4/2019) karena kesehatannya kian menurun usai penghitungan suara. Hal serupa juga dialami oleh Pengawas TPS Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Jamaludin. Pengawas TPS merupakan petugas yang mengawasi proses pemungutan suara hingga penghitungan suara.
Selain itu, berdasarkan informasi yang diterima pihak KPUD Kabupaten Bogor Minggu (21/4/2019) malam, diketahui ada 6 Pengawas TPS yang harus diberi pertolongan medis karena kesehatannya terus menurun. Pengawas TPS di Kecamatan Babakanmadang, Irmawati harus dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan. Sementara Pengawas TPS Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Muhamad Yakub, mengalami kecelakaan saat akan mengawal kotak suara. Akibatnya, petugas yang merupakan kepanjangan tangan Bawaslu Kabupaten Bogor itu sebagian tubuhnya mati rasa.
Sebelumnya diberitakan, dua petugas KPPS dan PPK juga meninggal dunia setelah sempat pingsan di hari pencoblosan. Jaenal, Ketua KPPS Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor meninggal dunia dalam perawatan medis di rumah sakit pada Rabu (17/4/2019). Hari itu, Jaenal sempat pingsan saat memonitor TPS-TPS di Desa Sukaharja jelang pencoblosan. Hal serupa juga dialami oleh Ketua KPPS Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Surdiono. Ia meninggal dunia pada Kamis (18/4/2019) malam di rumah sakit.
“Data-data ini masih sementara, kita terus update laporan dari penyelenggara pemilu di setiap Desa dan Kecamatan,” kata Heri. (slh)
Leave a Reply