Menurut Kepala Sekolah MTs Negeri 2 Kota Cirebon, Ja’far Musaddad, penggunaan modem dan tethering ponsel untuk UNBK sudah direncanakan jauh-jauh hari, bahkan sudah berlangsung dua tahun lamanya.
“Kami berani melakukan UNBK mandiri bertempat di sini dengan mengandalkan modem dan tethering,” tuturnya, Senin (22/4/2019).
Ja’far melanjutkan, meskipun dalam pelaksanaan UNBK ini menggunakan modem dan tethering ponsel, tetapi koneksi internet tetap stabil, asalkan tidak ada perubahan cuaca. Karena letak MTs Negeri 2 Kota Cirebon berada di daerah yang terbilang blank spot, yaitu di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.
“Biasanya orang-orang kalau ke sini susah sinyal. Tapi Alhamdulillah sinyal dari ponsel cukup stabil, dan juga cuaca hari ini cukup cerah,” tuturnya.
UNBK 2019 kali ini, diikuti oleh 167 siswa dari MTs Negeri 2 Kota Cirebon. Mereka tetap semangat untuk mengikuti UNBK. Selain itu, pihak sekolah juga begitu kuat menunjukkan semangat untuk menghantarkan siswanya lulus dengan nilai sempurna.
“Hal itu dibuktikan dengan para guru memberikan bantuan peminjaman laptop, demi kelancaran UNBK 2019 yang terselenggara secara serentak,” pungkasnya. (Jfr)
Leave a Reply