dejabar.id, Majalengka – Musibah kebakaran yang terjadi di areal hutan lindung di bawah lereng Gunung Ciremai, dipastikan cukup besar.
Kepala BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Permana menyebutkan, luas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) mencapai sekitar 80 hektar.
“Ufdate sampai hari ini, Karhutla di wilayah Buper Awilega, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Majalengka, mencapai 80 hektar,” katanya, Senin (7/10/2019).
Terkait musibah kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut, Agus memastikan api telah berhasil dipadamkan. Namun, berdasarkan secara visual perkiraan terlihat hanya satu titik kepulan asap di Blok Situmpuk.
“Untuk wilayah yang terdampak di blok 18h, 18i, 17h, 17i dan 17h. Diantaranya di wilayah, Awilega, Dodolog, Pasir Camuk, Arah Sadarehe, Liang Angin dan Situmpuk (Majalengka-Kuningan),” jelasnya.
Namun mengingat kondisi kemarau yang kering, pihaknya hingga saat ini masih tim yang terlibat, diantaranya, BPBD, TNI, Polri, TNGC, masyarakat dan relawan terus melakukan pemadaman dan pemantauan.
“Kita juga telah mendirikan Posko tanggap darurat Karhutla. Sedangkan, untuk kendala yang kita hadapi saat ini, yaitu kondisi angin yang cukup kencang dan berubah-ubah arah, medan yang terjal, peralatan lapangan terbatas dan kondisi fisik tim gabungan sudah mulai melemah,” tukasnya. (jja)
Leave a Reply