Melalui Bamus, Akhirnya Tiga Nama calon Pimpinan DPRD Pangandaran Ditetapkan

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

dejabar.id, Pangandaran – Paskapelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran periode 2019-2024 beberapa waktu lalu, akhirnya tiga unsur pimpinan di DPRD ditetapkan.

Melalui rapat internal DPRD di ruang Badan Musyawarah (Bamus) ketiga nama calon pimpinan DPRD Pangandaran yang ditetapkan, yaitu Asep Noordin dari fraksi PDI Perjuangan, Taufiq M Martin fraksi Golongan Karya dan Jalaludin dari fraksi PKB. Bahkan, ke tiga nama calon pimpinan tersebut telah mendapatkan rekomendasi dari masing-masing partainya.

Selanjutnya, setelah nama-nama tersebut ditetapkan akan diusulkan melalui Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang langsung ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mendapatkan surat keputusan (SK).

Saat ditemui dejabar.id, Ketua sementara DPRD Pangandaran Asep Noordin menyebutkan, bahwa pihaknya berharap semua proses di Gubernur Jabar berlangsung singkat atas usulan pimpinan DPRD definitif.

“Pasalnya, anggota DPRD baru masih mempunyai agenda yang secepatnya harus dikerjakan, salah satunya pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD),” ujarnya kepada dejabar.id, Rabu (11/9/19).

Menurut Asep, jika SK dari Gubernur sudah turun, maka kami tinggal melaksanakan pelantikan dan pengukuhan unsur pimpinan defenitif DPRD Pangandaran.

“Sesuai ketentuan, SK dari gubernur itu diperkirakan turun tiga hari sejak ketetapan disampaikan,” sebutnya.

Masih di tempat yang sama, Calon Pimpinan Definitif DPRD Pangandaran, Taufiq M Martin menambahkan, bahwa ada salah satu anggota DPRD periode 2019-2024 yang belum dilantik lantaran pada saat pelantikan yang bersangkutan sedang melaksanakan ibadah haji.

“Anggota DPRD yang belum dilantik itu Bu Citra Pitriyami dari PDI Perjuangan, karena saat pelantikan beberapa waktu lalu beliau ada di Makkah,” katanya.

Meskipun begitu, sambung Martin, pelantikan Citra Pitriyami akan dibarengkan dengan pelantikan pimpinan definitif DPRD Pangandaran.

“Jika semuanya sudah terlaksana, langkah kami selanjutnya membentuk AKD dan membahas KUA-PPAS APBD perubahan yang belum disahkan,” pungkasnya. (dry)

Related posts

Leave a Comment