Menelusuri Jejak Ki Hadjar Dewantara di Cirebon


0

DEJABAR.ID, CIREBON – Hari Pendidikan Nasional kerap diperingati oleh bangsa Indonesia, terutama di dunia pendidikan, setiap tanggal 2 Mei. Ditetapkannya tanggal tersebut, karena Bapak Pendidikan Indonesia, yakni Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara, lahir pada tanggal 2 Mei 1889. Beliau juga merupakan Menteri Pengajaran RI yang pertama atau yang sekarang dikenal Menteri Pendidikan.
Salah satu wujud nyata kepeduliannya terhadap dunia pendidikan adalah didirikannya Perguruan Nasional Taman Siswa di Yogyakarta pada 3 Juli 1922. Setahun kemudian, beliau mendirikan lagi Perguruan Taman Siswa di Cirebon, pada 3 Juli 1923.
Menurut pengurus Yayasan Perguruan Taman Siswa Cabang Cirebon, Ki Sutrisno, awal mula didirikannya sekolah Taman Siswa di Cirebon adalah karena keinginan masyarakat dan keluarga keraton pada waktu itu. Apalagi, ada kedekatan antara Ki Hadjar Dewantara dengan keluarga Keraton Kanoman. Hingga akhirnya, pihak keraton mewakafkan sebagian tanahnya untuk didirikan sekolah untuk masyarakat. Karena pada saat itu, yang bisa bersekolah di sekolah hanya orang-orang Belanda dan kalangan bangsawan saja.
Meskipun begitu, didirikannya sekolah ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi dari pihak Belanda. Kepada Belanda, Taman Siswa diakui sebagai salah satu bangunan keraton, bukan sebagai tempat sekolah. Namun sebaliknya, Taman Siswa dijadikan sebagai pusat pendidikan bagi rakyat.
“Karena itu, ketika sedang belajar, lalu ada Belanda datang, maka para siswa bersembunyi dulu,” jelasnya saat ditemui dejabar.id di Sekolah Taman Siswa, Kanoman, Kota Cirebon, Jumat (3/5/2019).
Sutrisno melanjutkan, Ki Hadjar Dewantara pernah mengajar di Taman Siswa Cirebon. Beliau mengajar tentang pendidikan dan kebudayaan. Selain itu, pengajar-pengajar di Cirebon pun ada yang didatangkan dari Yogyakarta. Karena saat itu, Cirebon merupakan cabang kedua Taman Siswa setelah Yogyakarta.
Di masa pemerintahan Jepang, kegiatan belajar di Taman Siswa sudah tidak seperti masa Belanda. Karena, Belanda melarang kegiatan belajar mengajar saat itu. Sedangkan di masa Jepang, mereka hanya mengeruk kekayaan alam saja, yang digunakan untuk keperluan Perang Dunia II. Kegiatan belajar pun terus dilakukan hingga Indonesia merdeka.
Sekitar tahun 70’an, lanjutnya, jumlah siswa di Taman Siswa membludak. Sehingga, pihak sekolah terpaksa menolak sekitar 1500 siswa yang mendaftar, karena keterbatasan ruang kelas. Hingga akhirnya, kegiatan belajar mengajar pun dilakuan secara bergantian sampai jam 7 malam. Namun sayang, karena sekarang sudah bermunculan sekolah-sekolah negeri dan swasta, Sekolah Taman Siswa menjadi sepi siswa.
Bangunan asli Taman Siswa Cirebon saat ini masih bisa terlihat di bagian tengah sekolah. Bangunan tersebut sempat direnovasi di bagian atap, karena sudah lapuk. Adapun peninggalan lainnya yang masih tersisa adalah meja dan bangku sekolah khas zaman dulu. Meja dan bangku tersebut tetap dipelihara dan masih digunakan. Karena, benda-benda tersebut terbuat dari kayu jati.
“Dulu dibuat sendiri sama tukang kayu. Tapi kualitasnya sangat bagus, dan terbuat dari kayu jati,” jelasnya.
Sama seperti sekolah lainnya, di Taman Siswa sendiri ada tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMEA, dan SMK. Namun untuk uang di Cirebon, hanya ada tingkat SD, SMP, SMA, SMEA, dan SMK. Hanya saja, penyebutannya bukanlah itu, melainkan Taman Muda atau SD, Taman Dewasa atau SMP, Taman Madya atau SMA, Taman Karya Madya Teknik atau STM, dan Taman Karya Madya Ekonomi Akuntansi atau SMEA.
Beberapa tokoh Cirebon seperti Edi Suripno Ketua DPRD Kota Cirebon, serta Subardi mantan Walikota Cirebon tahun 2003 hingga 2013. Bahkan katanya, Presiden RI pertama Ir. Soekarno pernah datang ke Sekolah Taman Siswa Cirebon untuk merumuskan naskah proklamasi, sebelum diasingkan ke Rengasdengklok.
“Karena Cirebon saat itu, apalahi di wilayah Keraton, masih cukup aman dari Jepang maupun Belanda,” pungkasnya.(Jfr)


Like it? Share with your friends!

0

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format