Mengenal Ganjar Santosa, Coffeepreneur Asal Bandung


Ganjar Santosa sudah lama malang melintang di dunia perkopian Indonesia. Lelaki kelahiran Bandung 9 Juli 1991 ini pun sudah banyak mengkreasikan segala penyajian kopi dengan rasa yang nikmat. Salah satu kreasinya, adalah dengan menggunakan metode penyaringan penanak nasi atau ‘haseupan’ yang jarang digunakan oleh barista lain.
Pengalaman menjadi barista dimulai sejak tahun 2013 lalu, ketika dirinya tidak menjadi pegawai tetap di sebuah perusahaan swasta di Bandung. Di saat teman-temannya melakukan selebrasi karena dirinya menjadi karyawan tetap, namun dirinya malah senang ketika harus keluar dari perusahaan itu.
“Teman-teman saya malah gembira, padahal kalau SK menjadi karyawan tetap justru pikir saya itu akan mengikat kita seumur hidup. Akhirnya saya putuskan keluar kerja dan mencoba usaha kopi,” katanya kepada Dejabar.id, kemarin.
Namun perjalanan Ganjar tidak mudah. Banyak cobaan-cobaan yang membuatnya jatuh bangun bahkan rugi ratusan juta rupiah. Padahal dirinya harus membiayai adiknya yang ingin masuk pendidikan tinggi.
“Saya meyakinkan diri dan mencoba menenangka Adik saya, bahwa saya belum bisa menguliahkannya waktu itu. saya yakinkan dia bahwa tahun depannya dia pasti kuliah,” ujar lelaki yang terlihat selalu kalem ini.
Perlahan usaha kopi Ganjar kembali bangkit. Kini Ganjar mencoba merintis kembali usaha kopinya di bandung pada beberapa kedai dan hektik di sebuah Kebun Kopi di Pangalengan untuk melihat pertumbuhan biji kopi.
“Intinya menjadi coffeepreneur itu bukanlah pekerjaan, tapi lebih ke passion. bagi barista lain, terutama yang baru menyemplungkan diri di dunia perkopian, teruslah menjadi kratif jangan sampai mudah puas dan teruslah mempelajari hal baru,” tutupnya.(red)