dejabar.id, Cirebon – Sebanyak 5 dalang wayang kulit Gagrak Cirebon, memeriahkan pagelaran seni dan budaya bertema “Memayu Agung Budaya Ingsun” di Keraton Kacirebonan, Kota Cirebon, Rabu (14/8/2019) malam.
Uniknya, dalam kegiatan yang dilakukan semalam suntuk tersebut, menghadirkan dalang cilik yang masih duduk di bangku SD kelas 3, yakni Galih Wisnu Permadi. Selain itu, empat dalang lainnya adalah P.H. Tomi Iplaludin, P. Iyan Ariffudin, E. Agung Wijaya Karsa, dan Ki Dalang Pulana.
Kelima dalang tersebut akan memainkan lakon Kumbakarna Gugur, Sumantri Ngenger, Prabu Kangsa Jaya, dan Sukrasana Gugur. Selain itu, juga ada penampilan Tari Jembar Agung dari Sanggar Seni Klapa Jajar.
Menurut Tomi yang juga ketua Griya Budaya Keraton Kacirebonan, kegiatan ini merupakan pergelaran persahabatan antara Keraton Kacirebonan dengan Sanggar Sinar Surya Santa Barbara yang berasal dari California Amerika Serikat.
Adapun tema yang diangkat sebagai icon kegiatan tahun ini, lanjutnya, adalah salah satu wujud dari 4 program utama yang diusung oleh Griya Budaya, yaitu pelestarian dan apresiasi seni tradisi. Karena itu, kegiatan ini akan menampilkan tiga kesenian tradisi, yaitu tarian, Gong Renteng, dan pagelaran Wayang Kulit Gagrak Cirebon.
“Kita hadirkan tiga kesenian tradisi yang hampir punah,” jelasnya, Rabu (14/8/2019) malam.
Melalui kegiatan ini, lanjutnya, Griya Budaya mengajak Pemerintah Daerah untuk bersinergi, bergotong royong, membangun ekosistem kesenian dan kebudayaan lokal yang kuat. Karena budaya merupakan salah satu aspek penting dari kehidupan yang kerap kali dianggap sebelah mata.
“Oleh karena itu, Griya Budaya yang didukung penuh oleh Keraton Kacirebonan selalu hadir sebagai pemicu kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan budaya itu sendiri,” jelasnya.
Sedangkan menurut Direktur Sanggar Sinar Surya Santa Barbara, Richard North atau yang akrab disapa Mama Eric, dirinya ingin agar kebudayaan seperti wayang kulit dan Gong Renteng menjadi menarik dan tidak punah. Meskipun dirinya bukan asli dari Cirebon, bahkan luar Indonesia, namun dirinya sangat tertarik dengan seni dan budaya Cirebon.
“Saya sudah sejak lama bersahabat dengan Keraton Kacirebonan,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply